RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal akan menjamu Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions di Emirates Stadium. Menjelang laga krusial tersebut, perhatian tertuju pada penunjukan wasit yang dinilai bisa menguntungkan tuan rumah.
Pertemuan pertama di Spanyol berakhir imbang 1-1 dalam laga penuh tensi dan kontroversi. Kedua gol tercipta melalui penalti, sementara satu keputusan penting dianulir setelah intervensi VAR.
Kontroversi Leg Pertama Masih Membekas
Viktor Gyokeres sempat membawa Arsenal unggul, sebelum disamakan oleh Julian Alvarez di babak kedua. Namun, momen paling disorot terjadi saat Arsenal gagal mendapatkan penalti tambahan.
Baca Juga: Jadwal Seleksi Kompetensi Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dimajukan
Wasit Danny Makkelie awalnya menunjuk titik putih usai pelanggaran terhadap Eberechi Eze, tetapi keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR terkait insiden yang melibatkan David Hancko. Keputusan ini memicu kekecewaan besar di kubu The Gunners.
Daniel Siebert Ditunjuk Pimpin Laga
Baca Juga: SMPN 2 Glagah Luncurkan VR Immersive Learning, Disorot Menteri hingga Bupati di Hardiknas Banyuwangi
Untuk leg kedua, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Daniel Siebert, sebagai pengadil utama. Ia akan didampingi oleh Rafael Foltyn dan Bastian Dankert sebagai asisten, sementara VAR akan dikendalikan oleh Robert Schröder dan Tobias Stieler.
Siebert bukan sosok asing bagi Arsenal. Ia sebelumnya memimpin kemenangan Arsenal atas Sporting Lisbon di perempat final Liga Champions musim ini.
Statistik yang Menguntungkan Arsenal
Dalam delapan laga terakhir Liga Champions yang dipimpinnya, Siebert mengeluarkan 37 kartu kuning, dua kartu merah, dan memberikan satu penalti. Menariknya, tim tuan rumah tercatat memenangkan 62,5% pertandingan yang ia pimpin.
Arsenal juga memiliki rekam jejak positif di bawah kepemimpinannya. Mereka meraih kemenangan 3-0 atas Dinamo Zagreb musim lalu, serta menang 3-1 atas Olympiacos di Liga Europa beberapa tahun sebelumnya.
Sebaliknya, Atletico Madrid belum pernah menang saat dipimpin wasit ini ketika menghadapi klub Inggris. Mereka kalah dari Tottenham Hotspur, bermain imbang melawan Manchester City, dan kalah dari Liverpool.
Wasit Bukan Penentu Utama
Meski statistik tampak berpihak pada Arsenal, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa di lapangan. Faktor taktik, mentalitas, dan momen krusial diyakini akan menjadi pembeda dalam laga sebesar ini.
Dengan tiket final di depan mata, duel Arsenal kontra Atletico Madrid dipastikan berlangsung sengit, dan keputusan-keputusan kecil, termasuk dari wasit, bisa saja menjadi penentu nasib kedua tim. (*)
Editor : Niklaas Andries