Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kontroversi VAR di Old Trafford! Arne Slot Nilai Liverpool Kerap Dirugikan Sepanjang Musim

Niklaas Andries • Senin, 4 Mei 2026 | 06:45 WIB
KORBAN: Arne Slot sebut Liverpool sering dirugikan VAR (Liverpool)
KORBAN: Arne Slot sebut Liverpool sering dirugikan VAR (Liverpool)

RADARBANYUWANGI.ID - Pelatih Arne Slot melontarkan kritik tajam terhadap kinerja wasit dan VAR usai Liverpool menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Manchester United di Stadion Old Trafford.

Menurut Slot, terdapat “pola yang konsisten” sepanjang musim di mana keputusan-keputusan krusial justru merugikan timnya. Pernyataan itu mencuat setelah gol kontroversial Benjamin Sesko tetap disahkan meski diduga terjadi handball dalam prosesnya.

Manchester United memastikan kemenangan sekaligus menyegel tiket Liga Champions usai menundukkan Liverpool dalam laga sengit tersebut. Kemenangan ini juga menandai keberhasilan Setan Merah mencatatkan double kemenangan atas Liverpool di Premier League untuk pertama kalinya sejak musim 2015 2016.

Baca Juga: Surga Tembakau Banyuwangi: Ratusan Hektare Lahan di Sidowangi Dongkrak Ekonomi Warga

Dalam pertandingan, United unggul cepat lewat gol Matheus Cunha sebelum Sesko menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di babak pertama.

Namun, dalam tayangan ulang, bola terlihat sempat mengenai tangan Sesko sebelum masuk ke gawang. Meski telah melalui proses peninjauan VAR yang cukup lama, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Baca Juga: SPMB Banyuwangi 2026 Resmi Bergulir, Kuota Prestasi Akademik SMK Tembus 65 Persen

Slot: “Selalu Melawan Kami”

Slot menilai insiden tersebut bukan hal baru. Ia menyebut Liverpool berulang kali dirugikan oleh keputusan VAR sepanjang musim ini.

“Jika memang ada sentuhan tangan, dan menurut saya ada, maka seharusnya itu menjadi bahan pertimbangan untuk menganulir gol,” ujar Slot kepada media.

Ia juga menyinggung sejumlah kejadian sebelumnya, termasuk saat menghadapi Paris Saint-Germain di mana penalti untuk Liverpool dianulir, sementara situasi serupa justru menguntungkan lawan di pertandingan lain.

“Musim ini selalu sama. Ketika ada intervensi VAR, hasilnya sering kali tidak berpihak kepada kami,” tambahnya.

Evaluasi Diri Tetap Jadi Prioritas

Meski mengkritik keputusan wasit, Slot tetap menegaskan bahwa kekalahan tidak semata disebabkan oleh kontroversi tersebut.

Ia mengakui gol kedua Manchester United juga terjadi akibat kesalahan sendiri dalam kehilangan bola di area berbahaya.

Baca Juga: Ungkap Penyelundupan Sabu, 4 Pegawai Lapas Banyuwangi Diganjar Penghargaan Ditjenpas Jatim

“Kami harus melihat diri sendiri terlebih dahulu. Kami kebobolan karena kesalahan yang seharusnya bisa dihindari,” tegasnya.

Peluang Liga Champions Masih Terbuka

Kekalahan ini membuat Liverpool belum sepenuhnya aman dalam perburuan tiket Liga Champions. Mereka masih membutuhkan tambahan tiga poin dari sisa pertandingan melawan Chelsea, Aston Villa, dan Brentford, tiga tim yang juga tengah bersaing di zona Eropa.

Baca Juga: Long Weekend Bertepatan Padangan, Nelayan Muncar Banyuwangi Pilih Libur Melaut

Slot mengaku kecewa timnya gagal mengamankan poin di Old Trafford, terutama setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol hingga menyamakan kedudukan.

“Jika Anda sudah menyamakan skor menjadi 2-2 setelah tertinggal 0-2, setidaknya Anda harus membawa pulang satu poin,” ujarnya.

Tekanan di Akhir Musim

Dengan persaingan papan atas yang semakin ketat, Liverpool kini berada dalam tekanan untuk tampil konsisten di laga-laga sisa. Setiap poin menjadi krusial demi menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan.

Kontroversi mungkin menjadi bagian dari perjalanan, namun bagi Slot, solusi utama tetap ada pada performa tim di lapangan. (*)

Editor : Niklaas Andries
#manchester united #var #Liverpool #arne slot