RADARBANYUWANGI.ID - Chelsea akan memulai era baru pasca pemecatan pelatih saat menghadapi Leeds United dalam laga semifinal FA Cup di Wembley Stadium, Minggu. Kedua tim memburu tiket ke final, dengan calon lawan antara Manchester City atau Southampton.
Namun bagi Chelsea, laga ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan momen penting untuk memulihkan stabilitas tim yang tengah goyah.
Krisis Chelsea dan Awal Era Baru
Musim ini menjadi salah satu periode paling sulit bagi Chelsea. Pergantian pelatih dari Enzo Maresca ke Liam Rosenior tidak membuahkan hasil. Bahkan, Rosenior dipecat hanya tiga bulan setelah ditunjuk, menyusul catatan buruk: tujuh kekalahan dari delapan pertandingan di semua kompetisi.
Baca Juga: Update KUR BRI 2026: Bunga Mulai 3 Persen, Plafon hingga Rp500 Juta—UMKM Dapat Angin Segar
Lebih parah lagi, Chelsea gagal mencetak gol dalam enam laga terakhir melawan tim kasta tertinggi. Situasi ini menambah tekanan terhadap proyek ambisius BlueCo yang kini dipertanyakan.
Untuk sementara, Calum McFarlane ditunjuk sebagai pelatih interim. Ia diharapkan mampu membawa The Blues kembali kompetitif dan mengantar klub ke final FA Cup ke-17 sepanjang sejarah.
Meski perjalanan Chelsea ke semifinal tergolong mudah, mengalahkan tim-tim divisi bawah seperti Charlton, Hull, Wrexham, dan Port Vale dengan skor besar, ujian sesungguhnya kini datang.
Baca Juga: PN Jakpus Hukum Hary Tanoe Bayar Rp531 Miliar ke CMNP, MNC Langsung Lawan: “Banyak Kejanggalan”
Leeds Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Berbanding terbalik dengan lawannya, Leeds United justru tampil stabil. Tim asuhan Daniel Farke tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua ajang.
Performa konsisten tersebut juga membawa Leeds menjauh dari zona degradasi Liga Inggris. Dengan keunggulan poin atas pesaing, mereka hampir memastikan bertahan di kasta tertinggi.
Leeds kini berambisi mengakhiri penantian panjang menuju final FA Cup, terakhir kali mereka tampil di partai puncak pada musim 1972-1973.
Meski demikian, catatan di Wembley kurang mengesankan. Leeds gagal mencetak gol dalam tiga kunjungan terakhir ke stadion tersebut.
Baca Juga: Honda PCX 160 2026 Resmi Naik Level: Fitur Big Bike Masuk Skutik, Kompetitor Terancam Tertinggal
Kabar Tim
Chelsea
Chelsea mendapat sedikit angin segar dengan Joao Pedro dan Cole Palmer sudah kembali berlatih. Namun Reece James dan Levi Colwill masih cedera. Sedangkan Mykhaylo Mudryk absen karena sanksi doping.
McFarlane kemungkinan melakukan sedikit perubahan dengan memasukkan Pedro dan Palmer ke lini serang.
Baca Juga: Simulasi 50 Soal Tryout CAT Koperasi Merah Putih, Lengkap dengan Kunci Jawaban
Leeds United
Leeds kehilangan Ilia Gruev hingga akhir musim karena cedera lutut. Namun ada kabar positif yakni Jayden Bogle berpeluang tampil dan Sebastiaan Bornauw dan Anton Stach dalam pemantauan. Kiper Lucas Perri kemungkinan dipercaya tampil di laga ini.
Prediksi Susunan Pemain
Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; Acheampong, Chalobah, Hato, Cucurella; Fernandez, Caicedo; Palmer, Pedro, Neto; Delap
Leeds United (3-4-2-1): Perri; Struijk, Bijol, Rodon; Bogle, Ampadu, Tanaka, Gudmundsson; Aaronson, Okafor; Calvert-Lewin
Prediksi Skor: Chelsea 3-2 Leeds United
Chelsea memang sedang dalam krisis, tetapi kembalinya beberapa pemain kunci bisa memberi dorongan besar. Sementara Leeds tampil solid dan percaya diri, namun pengalaman dan kualitas individu The Blues masih bisa jadi pembeda.
Pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu laga paling dramatis musim ini. Chelsea ingin bangkit dari keterpurukan, sementara Leeds memburu sejarah. Siapa yang akan melangkah ke final FA Cup? Wembley siap memberikan jawabannya. (*)
Editor : Niklaas Andries