RADARBANYUWANGI.ID - Peluang Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar Premier League selama lebih dari dua dekade kini tidak lagi sepenuhnya berada di tangan mereka. Kekalahan krusial dari rival utama, Manchester City, membuat persaingan kembali terbuka lebar.
Dalam laga penentuan di Etihad Stadium, Arsenal sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mempertahankan posisi teratas. Namun, pasukan Mikel Arteta harus menyerah 1-2, kekalahan kedua beruntun setelah sebelumnya tumbang dari Bournemouth.
Akibatnya, keunggulan Arsenal di puncak klasemen kini terpangkas menjadi hanya tiga poin dari tim asuhan Pep Guardiola, yang tengah memburu gelar ketujuh dalam 10 musim terakhir.
Baca Juga: Profil Desi Prakasiwi: Srikandi DPRD Banyuwangi Penjaga Denyut Ekonomi dan Pembela UMKM
Skenario Juara: Siapa Paling Berpeluang?
Saat ini, Arsenal mengoleksi 70 poin dan maksimal bisa mencapai 85 poin jika menyapu bersih lima laga tersisa. Sementara itu, Manchester City menguntit dengan 67 poin, namun masih memiliki satu pertandingan lebih banyak (game in hand), sehingga juga berpotensi mengakhiri musim dengan 85 poin.
Baca Juga: Dave Laksono Minta Pemerintah Tegaskan Netralitas RI Usai Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka
Dengan kondisi tersebut, Manchester City berada dalam posisi lebih menguntungkan. Jika mereka memenangkan seluruh laga tersisa, gelar juara hampir pasti menjadi milik mereka, kecuali Arsenal mampu menyamai poin dan unggul selisih gol.
Menariknya, skenario juara lewat selisih gol pernah terjadi pada musim 2011-2012, ketika Man City mengungguli Manchester United.
Kapan Arsenal Bisa Mengunci Gelar?
Sisa Jadwal Arsenal:
25 April: vs Newcastle United
2 Mei: vs Fulham
10 Mei: vs West Ham United
17 Mei: vs Burnley
24 Mei: vs Crystal Palace
Secara matematis, Arsenal bisa memastikan gelar paling cepat pada 10 Mei. Syaratnya, mereka harus memenangkan tiga laga beruntun melawan Newcastle, Fulham, dan West Ham, sementara Manchester City kalah dalam tiga pertandingan berikutnya (termasuk laga tunda).
Jika skenario itu terjadi, Arsenal akan mengoleksi 79 poin dan unggul 12 poin dari Man City, yang hanya menyisakan tiga laga (maksimal 9 poin).
Dalam kondisi tersebut, Arsenal berpotensi mengunci gelar di kandang West Ham, sebelum merayakannya di Emirates Stadium saat menghadapi Burnley.
Kapan Manchester City Bisa Juara?
Sisa Jadwal Manchester City:
22 April: vs Burnley
4 Mei: vs Everton
9 Mei: vs Brentford
17 Mei: vs Bournemouth
24 Mei: vs Aston Villa
vs Crystal Palace
Manchester City dapat memastikan gelar paling cepat pada 17 Mei. Skenarionya, mereka harus memenangkan empat laga beruntun, sementara Arsenal kalah dalam tiga pertandingan berikutnya.
Baca Juga: TKA SD Banyuwangi 2026 Dimulai, Digelar Bergelombang hingga 30 April, Ini Penjelasan Dispendik
Jika itu terjadi, Man City akan mengoleksi 79 poin, sementara Arsenal tertinggal sembilan poin dengan hanya dua laga tersisa. Dengan demikian, gelar bisa dipastikan saat Man City menghadapi Bournemouth di Vitality Stadium.
Penentuan Gelar: Detail yang Bisa Jadi Pembeda
Dalam situasi poin sama, penentuan juara akan dilihat dari selisih gol, lalu jumlah gol. Jika masih imbang, hasil pertemuan langsung (head-to-head) menjadi penentu, di mana Manchester City unggul atas Arsenal musim ini.
Hal ini juga memastikan bahwa tidak akan ada laga play-off untuk menentukan juara.
Persaingan antara Arsenal dan Manchester City musim ini menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa tahun terakhir. Kedua tim tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan di sisa pertandingan.
Dengan jadwal yang semakin menipis dan tekanan yang terus meningkat, setiap poin kini menjadi penentu dalam perebutan trofi paling prestisius di sepak bola Inggris. (*)
Editor : Niklaas Andries