RADARBANYUWANGI.ID - Wolverhampton Wanderers dipastikan terdegradasi dari Premier League musim 2025-2026. Kepastian tersebut terjadi setelah hasil imbang 0-0 antara West Ham United dan Crystal Palace pada Senin, yang membuat Wolves tak lagi memiliki peluang untuk bertahan.
Saat ini, Wolves hanya mengoleksi 17 poin dari 33 pertandingan, jumlah yang tidak cukup untuk keluar dari zona degradasi.
Perjalanan Wolves musim ini diwarnai ketidakstabilan sejak awal. Mereka memulai kompetisi di bawah arahan Vítor Pereira, namun sang pelatih dipecat pada November dan digantikan oleh Rob Edwards.
Pergantian tersebut tidak mampu memberikan dampak signifikan. Wolves bahkan baru meraih kemenangan pertama mereka pada Januari, sebuah catatan buruk yang mencerminkan performa inkonsisten sepanjang musim.
Baca Juga: Profil Desi Prakasiwi: Srikandi DPRD Banyuwangi Penjaga Denyut Ekonomi dan Pembela UMKM
Secara keseluruhan, Wolves hanya mampu meraih tiga kemenangan, termasuk hasil mengejutkan atas Aston Villa dan Liverpool.
Akhir Era Delapan Musim di Liga Elite
Baca Juga: Dave Laksono Minta Pemerintah Tegaskan Netralitas RI Usai Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka
Degradasi ini menandai berakhirnya delapan musim berturut-turut Wolves di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Klub asal West Midlands tersebut kini harus kembali berkompetisi di Championship untuk pertama kalinya sejak musim 2017-2018.
Manajemen Berjanji Bangkit
Pihak manajemen klub menyadari kekecewaan besar yang dirasakan suporter. Direktur eksekutif interim, Nathan Shi, menyatakan bahwa hasil ini merupakan momen sulit bagi seluruh elemen klub.
“Ini adalah situasi yang sangat mengecewakan bagi semua yang terlibat dengan Wolves. Namun, kami telah mulai bekerja sejak Desember untuk memastikan klub siap bangkit dengan arah yang jelas,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Ia menegaskan bahwa klub akan fokus melakukan pembenahan menyeluruh demi membangun kembali kekuatan tim.
“Kami memahami apa yang perlu diperbaiki. Fokus kami sekarang adalah memperkuat fondasi klub, membangun momentum baru, dan menghadirkan tim yang bisa dibanggakan oleh para pendukung,” tambahnya.
Pesan untuk Suporter
Nathan Shi juga menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang tetap setia mendukung tim di tengah musim sulit.
Baca Juga: Unik! Peringati Hari Kartini di Banyuwangi, Ibu-Ibu Senam Pakai Celemek di Taman Blambangan
“Musim ini benar-benar menguji kesetiaan dan kesabaran Anda. Dukungan yang diberikan, baik di kandang maupun tandang, sangat berarti bagi kami. Anda pantas mendapatkan yang lebih baik,” tegasnya.
Dengan degradasi yang telah dipastikan, Wolves kini menghadapi fase krusial untuk melakukan restrukturisasi dan membangun kembali tim demi kembali ke Premier League.
Musim depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Wolves, apakah mereka mampu bangkit cepat, atau justru terjebak lebih lama di kasta kedua sepak bola Inggris. (*)
Editor : Niklaas Andries