RADARBANYUWANGI.ID - Virgil van Dijk menjadi pahlawan Liverpool setelah mencetak gol sundulan dramatis di menit ke-100 untuk memastikan kemenangan 2-1 atas Everton dalam laga Derby Merseyside pertama yang digelar di Hill Dickinson Stadium, Minggu (20/4).
Bek tengah asal Belanda itu berhasil melepaskan diri dari kawalan James Tarkowski sebelum menanduk bola kiriman sudut Dominik Szoboszlai ke dalam kotak enam yard, membungkam ribuan suporter tuan rumah di saat injury time memasuki menit kesepuluh.
Kemenangan ini menempatkan The Reds berada tujuh poin di atas Chelsea yang menempati posisi keenam, dengan masih tersisa lima pertandingan, salah satunya adalah laga kandang kontra Chelsea itu sendiri.
Salah Capai Rekor Gerrard, Warisan Indah Sebelum Berpisah
Sebelum intervensi dramatis Van Dijk, pertandingan tampaknya akan berakhir mengecewakan bagi Mohamed Salah. Namun sang bintang asal Mesir tetap mampu menorehkan momen bersejarah tersendiri ketika mencetak gol pembuka di menit ke-29 , sebuah pencapaian yang menyamakannya dengan legenda Steven Gerrard, yang juga mencetak sembilan gol dalam pertemuan Derby Merseyside.
Gol ke-12 Salah musim ini lahir dari pressing apik Liverpool. Umpan mundur sembarangan Dwight McNeil berhasil direbut Cody Gakpo, yang kemudian mengalirkan bola terobosan brilian menembus lini pertahanan Everton untuk disambar Salah di tiang jauh.
Baca Juga: Liburan di Luar Negeri Makin Hemat, BRI Hadirkan Promo Kartu Kredit dengan Cashback Menarik
Everton Sempat Samakan Kedudukan Lewat Beto
Determinasi Everton untuk tidak kalah dalam laga bersejarah di stadion baru mereka akhirnya membuahkan hasil di babak kedua. Beto, yang tengah dalam kepercayaan diri tinggi setelah mencetak empat gol dalam tiga laga terakhir, menyelinap di depan Andrew Robertson untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-54.
Gol penyeimbang itu berawal dari kelambanan Ibrahima Konate dalam membaca pergerakan Kilman Dewsbury-Hall yang cerdik memanfaatkan umpan Vitaliy Mykolenko dari sisi kiri.
Insiden ini juga menyebabkan Giorgi Mamardashvili harus ditandu keluar lapangan akibat benturan keras dalam proses gol. Kiper Georgia tersebut digantikan oleh Freddie Woodman, yang baru kali pertama merasakan panggung Premier League bersama Liverpool setelah sebelumnya hanya tercatat dalam kekalahan Carabao Cup menghadapi Crystal Palace pada Oktober lalu.
Liverpool Masih Khawatirkan Konsistensi
Kemenangan ini datang di waktu yang sangat krusial, menyusul eliminasi menyakitkan Liverpool dari Liga Champions di tangan Paris Saint-Germain pada pertengahan pekan, kekalahan keempat dalam lima laga terakhir, atau rangkaian hasil terburuk jelang Derby dalam 15 tahun terakhir.
Baca Juga: Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Bongkar Motif Dendam Lama dari Jakarta
Di antara nama-nama yang diharapkan tampil gemilang, Alexander Isak dan Florian Wirtz justru tampil jauh dari ekspektasi dalam debut derby mereka. Isak nyaris tidak pernah mendapat bola berarti selama 72 menit bertugas, sementara Wirtz kesulitan mengalirkan permainan dengan mulus.
Curtis Jones yang terpaksa beroperasi sebagai bek kanan pun terlihat canggung dan tidak nyaman, bahkan Szoboszlai pun tidak mampu memberikan dampak signifikan.
Baca Juga: Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Bongkar Motif Dendam Lama dari Jakarta
Namun, di tengah kekhawatiran kolektif itu, kemenangan dramatis ini setidaknya mampu sedikit mengendurkan tekanan, sekaligus mengingatkan bahwa kebiasaan mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir, yang sempat menghilang lama, kini kembali hadir di saat paling dibutuhkan.
Selebrasi penuh emosi Van Dijk, Salah, dan Robertson, ketiganya dirumorkan meninggalkan Anfield akhir musim ini, di depan tribun suporter tamu menjadi bukti betapa besarnya arti kemenangan ini, jauh melampaui sekadar kebanggaan lokal. (*)
Editor : Niklaas Andries