RADARBANYUWANGI.ID - Menjadi pendukung Atletico Madrid saat ini terasa begitu menyenangkan. Klub yang dikenal memiliki basis suporter paling fanatik di Eropa, namun juga kerap “tersakiti”, akhirnya menikmati masa kejayaan setelah bertahun-tahun berada di bawah bayang-bayang Real Madrid dan Barcelona.
Kini, situasi berbalik. Atletico tampil sebagai kekuatan utama, terutama setelah sukses menyingkirkan Barcelona di babak perempat final Liga Champions.
Singkirkan Barcelona, Atletico Kirim Pesan Kuat
Keberhasilan Atletico Madrid menyingkirkan Barcelona menjadi bukti kebangkitan mereka. Meski kalah 1-2 pada leg kedua di Stadion Metropolitano, kemenangan 2-0 pada leg pertama di markas Barcelona sudah cukup untuk memastikan langkah mereka ke semifinal.
Baca Juga: Pemprov Jatim Matangkan Revalidasi UNESCO, Geopark Ijen Ditargetkan Pertahankan Status Green Card
Hasil ini semakin terasa manis karena rival sekota, Real Madrid, berada dalam posisi sulit dan harus membalikkan defisit satu gol saat menghadapi Bayern Munich di leg kedua.
Peluang Sempurnakan Pekan Emas
Atletico Madrid tidak hanya berhenti di Liga Champions. Mereka berpeluang menutup pekan gemilang dengan trofi Copa del Rey, saat menghadapi Real Sociedad di Sevilla pada Sabtu mendatang.
Baca Juga: Mafia BBM Subsidi Banyuwangi Beraksi 2 Tahun, Sehari Raup 1.020 Liter Solar dan Pertalite
Jika berhasil menang, itu akan menjadi gelar Copa del Rey pertama mereka dalam lebih dari satu dekade, sebuah pencapaian yang akan semakin menegaskan kebangkitan klub.
Sindiran Halus ke Barcelona Jadi Sorotan
Euforia kemenangan juga terlihat dari aktivitas Atletico di media sosial. Klub tersebut memanfaatkan momentum dengan melontarkan sindiran halus kepada Barcelona melalui platform X (sebelumnya Twitter).
Tak lama setelah pertandingan, Atletico mengunggah pesan singkat berbunyi, “Apa kabar?”, sebuah kalimat yang dianggap sebagai bentuk provokasi ringan.
Tak berhenti di situ, mereka juga menulis, “Kami menyukai aroma rumput yang baru dipotong di pagi hari,” yang diyakini sebagai sindiran terhadap pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Sebelumnya, Flick sempat mengeluhkan kondisi rumput di Stadion Metropolitano yang dianggap terlalu tinggi dan merugikan timnya.
Baca Juga: Perbaikan Longsor Jalur Gumitir Banyuwangi Dikebut, Lalu Lintas Diberlakukan Buka Tutup
Momentum Besar Atletico Madrid
Dengan performa impresif di lapangan dan kepercayaan diri yang tinggi di luar lapangan, Atletico Madrid kini berada dalam momentum terbaiknya.
Setelah lama berada di bawah dominasi dua raksasa Spanyol, Los Colchoneros akhirnya menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar penantang, melainkan kandidat serius untuk meraih kejayaan di level tertinggi Eropa dan domestik. (*)
Editor : Niklaas Andries