RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal memastikan langkah ke semifinal Liga Champions setelah bermain imbang 0-0 melawan Sporting Lisbon pada leg kedua perempat final di Emirates Stadium.
Hasil tersebut cukup bagi The Gunners untuk melaju dengan keunggulan agregat 1-0, berkat gol kemenangan Kai Havertz pada leg pertama di Portugal.
Laga Ketat, Arsenal Tampil Disiplin
Tim asuhan Mikel Arteta gagal menambah keunggulan pada leg kedua. Namun, mereka menunjukkan organisasi pertahanan yang solid untuk meredam ancaman Sporting.
Tim tamu sempat mengancam di babak pertama, termasuk membentur mistar gawang. Meski demikian, mereka kesulitan menciptakan peluang bersih di babak kedua yang berlangsung lebih hati-hati.
Baca Juga: Pemprov Jatim Matangkan Revalidasi UNESCO, Geopark Ijen Ditargetkan Pertahankan Status Green Card
Arsenal tampil disiplin dan efektif dalam menjaga keunggulan agregat hingga peluit akhir dibunyikan.
Catatan Sejarah untuk Arsenal
Baca Juga: Mafia BBM Subsidi Banyuwangi Beraksi 2 Tahun, Sehari Raup 1.020 Liter Solar dan Pertalite
Keberhasilan ini menandai pencapaian bersejarah bagi Arsenal. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil mencapai semifinal Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.
Sebelumnya, Arsenal hanya pernah menembus semifinal pada musim 2005-2006 dan 2008-2009. Pada 2005-2006, tim asuhan Arsène Wenger sukses melaju ke final sebelum kalah dari Barcelona.
Sementara pada musim 2008-2009, mereka harus tersingkir setelah kalah agregat dari Manchester United.
Target Belum Selesai: Trofi Jadi Harga Mati
Meski pencapaian ini patut diapresiasi, Arsenal masih membidik target lebih besar. Klub London Utara itu bertekad mengakhiri puasa gelar Liga Inggris yang telah berlangsung selama 22 tahun.
Baca Juga: Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan Bambu di Banyuwangi, Damkarmat Berjibaku Padamkan Api
Selain itu, mereka juga berambisi menjadi klub Inggris ketujuh yang mampu menjuarai Liga Champions.
Tantangan Berikutnya: Atletico Madrid
Di semifinal, Arsenal akan menghadapi Atletico Madrid, tim yang sebelumnya menyingkirkan Barcelona. Menariknya, Arsenal pernah mengalahkan Atletico dengan skor telak 4-0 pada fase liga musim ini.
Namun sebelum itu, fokus mereka akan tertuju pada laga krusial Liga Inggris melawan Manchester City akhir pekan ini.
City saat ini berada di posisi kedua dan tertinggal enam poin, namun masih memiliki satu pertandingan lebih banyak, menjadikan duel tersebut berpotensi menentukan arah perebutan gelar.
Arsenal kini berada di jalur yang tepat untuk mencetak sejarah, tetapi konsistensi dan ketajaman akan menjadi kunci jika mereka ingin mengakhiri musim dengan trofi bergengsi. (*)
Editor : Niklaas Andries