RADARBANYUWANGI.ID - Paris Saint-Germain (PSG) memastikan langkah ke semifinal Liga Champions dengan cara meyakinkan usai menyingkirkan Liverpool dengan agregat telak 4-0. Dua gol telat dari Ousmane Dembele di Anfield menjadi penutup sempurna bagi dominasi tim asuhan Luis Enrique.
Liverpool datang ke leg kedua dengan harapan mengulang malam magis Eropa setelah kalah 0-2 di Paris. Namun, mimpi comeback itu perlahan sirna, terutama setelah peluang emas dari titik penalti di babak kedua dianulir usai tinjauan VAR.
Dembele yang sebelumnya menyia-nyiakan sejumlah peluang di leg pertama, kembali mendapatkan kesempatan di Anfield. Meski sempat gagal memaksimalkan dua peluang di babak pertama, penyerang asal Prancis itu akhirnya menunjukkan kelasnya di paruh kedua.
Baca Juga: Polisi-TNI Tandang Bareng Tambal Jalan Berlubang di Tegalsari Banyuwangi, Tekan Risiko Kecelakaan
Gol pembuka tercipta pada menit ke-72 melalui sepakan kaki kiri mendatar dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan kiper Giorgi Mamardashvili. Gol tersebut langsung meredam atmosfer Anfield dan mengendurkan tekanan yang sempat dirasakan PSG.
Tak berhenti di situ, Dembele kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time. Ia menyelesaikan sebuah serangan cepat dengan tembakan akurat ke sudut bawah gawang, memastikan kemenangan dan menutup peluang kebangkitan Liverpool.
PSG, yang berstatus juara bertahan, kini akan menghadapi pemenang duel antara Real Madrid dan Bayern Munich di babak semifinal. Saat ini, Bayern unggul agregat 2-1 atas Madrid.
Tim asuhan Luis Enrique juga tengah memburu sejarah sebagai klub kedua yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions di era modern, mengikuti jejak Real Madrid yang meraih tiga gelar beruntun pada periode 2016 hingga 2018.
Baca Juga: Sopir Ngantuk, Suzuki APV Seruduk Truk Hino di Klatak Banyuwangi, Kerugian Capai Rp 10 Juta
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang dominasi PSG atas klub-klub Inggris di fase gugur Liga Champions, dengan catatan lima kemenangan beruntun, termasuk saat menyingkirkan Liverpool musim lalu di babak 16 besar.
Di sisi lain, Liverpool harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Pasukan Arne Slot wajib mengamankan posisi lima besar Premier League demi memastikan tiket kembali ke Liga Champions musim depan, setelah menjalani kampanye yang mengecewakan.
Sepanjang sejarah, Liverpool dikenal sebagai tim yang kerap menciptakan comeback spektakuler, seperti saat membalikkan ketertinggalan 0-3 melawan AC Milan di final 2005. Namun kali ini, keajaiban Anfield tak terulang.
Atmosfer stadion yang biasanya membara sempat terasa meredup, bahkan dukungan suporter PSG terdengar lebih dominan di beberapa momen pertandingan. Harapan sempat muncul ketika wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran terhadap Alexis Mac Allister, tetapi keputusan tersebut dibatalkan VAR.
Tak lama setelah itu, gol Dembele memastikan bahwa tidak akan ada drama di Anfield. PSG pun melangkah mantap ke semifinal dengan penuh percaya diri. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi