RADARBANYUWANGI.ID - Pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions antara Liverpool dan Paris Saint-Germain diprediksi berlangsung emosional dan penuh tensi tinggi.
Laga yang digelar di Anfield ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, tetapi juga bisa menjadi penutup era bagi sejumlah pemain kunci Liverpool di kompetisi Eropa.
Tim asuhan Arne Slot menghadapi tantangan berat setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Parc des Princes. Pendekatan defensif yang diterapkan Slot belum membuahkan hasil maksimal, karena PSG mampu mencetak dua gol melalui Désiré Doué dan Khvicha Kvaratskhelia.
Misi Comeback dan Ancaman Akhir Era
Baca Juga: Kemenag Banyuwangi Pastikan TKA MTs 2026 Berjalan Lancar, Sinkron dengan SMP hingga 16 April
Meski tertinggal dua gol, peluang Liverpool belum sepenuhnya tertutup. Namun, jika gagal membalikkan keadaan, laga ini berpotensi menjadi penampilan terakhir di Liga Champions bagi sejumlah pemain senior seperti Mohamed Salah dan Andrew Robertson bersama klub.
Kemenangan 2-0 atas Fulham di Liga Inggris menjadi modal positif bagi The Reds, setelah sebelumnya sempat melalui periode buruk. Sementara itu, PSG datang dengan kondisi lebih segar usai mendapatkan penundaan jadwal liga domestik mereka.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan WNA Rusia di Banyuwangi Berlanjut, Bukti Rontgen Ungkap Dugaan Luka Berat
Head-to-Head: PSG Unggul Tipis
Dalam catatan pertemuan di kompetisi Eropa, PSG sedikit lebih unggul atas Liverpool. Dari total tujuh pertemuan:
PSG menang: 4 kali
Liverpool menang: 3 kali
Imbang: 0
Keunggulan tipis ini menunjukkan betapa ketatnya rivalitas kedua tim dalam beberapa tahun terakhir.
Pertemuan Penting dan Momen Ikonik
Salah satu duel paling berkesan terjadi pada musim 2018-2019 saat Liverpool menang dramatis 3-2 di Anfield melalui gol telat Roberto Firmino.
Baca Juga: Ular Kobra Masuk Rumah di Pengantigan Banyuwangi, Warga Digigit, Damkarmat Evakuasi Cepat
Namun, PSG membalas di Paris dengan kemenangan 2-1, memperlihatkan kekuatan lini serang mereka saat itu yang dihuni Edinson Cavani, Neymar, dan Kylian Mbappe.
Pada musim 2024-2025, PSG kembali menyakitkan Liverpool dengan menyingkirkan mereka di babak 16 besar melalui adu penalti, setelah agregat berakhir imbang. Gianluigi Donnarumma menjadi pahlawan dengan menggagalkan eksekusi penalti.
Sejarah Lama: Duel Sejak 1997
Pertemuan pertama kedua tim terjadi di semifinal Piala Winners 1996-1997. PSG kala itu menang 3-0 di leg pertama, sebelum Liverpool membalas 2-0 di Anfield. Meski demikian, PSG tetap lolos dengan agregat 3-2 sebelum akhirnya kalah di final.
Daftar 7 Pertemuan Terakhir
8 Apr 2026: PSG 2-0 Liverpool
11 Mar 2025: Liverpool 1-1 PSG (PSG menang adu penalti)
5 Mar 2025: PSG 0-1 Liverpool
28 Nov 2018: PSG 2-1 Liverpool
18 Sep 2018: Liverpool 3-2 PSG
24 Apr 1997: Liverpool 2-0 PSG
10 Apr 1997: PSG 3-0 Liverpool
Baca Juga: Kucing Terjebak di Sumur Genteng Banyuwangi, Damkarmat Turun Tangan, Evakuasi Berlangsung 30 Menit
Statistik Menarik
James Milner menjadi pencetak gol terbanyak dalam duel ini dengan dua gol, keduanya dari titik penalti pada musim 2018-2019.
Liverpool menghadapi tantangan berat untuk membalikkan agregat, tetapi sejarah membuktikan mereka mampu menciptakan keajaiban di Anfield. Di sisi lain, PSG memiliki keunggulan dan pengalaman untuk mempertahankan posisi.
Laga ini bukan hanya soal taktik dan kualitas, tetapi juga mental dan sejarah, dua faktor yang kerap menentukan hasil di Liga Champions. (*)
Editor : Niklaas Andries