RADARBANYUWANGI.ID - Harapan Arsenal FC untuk meraih gelar Premier League musim ini mendapat pukulan telak setelah kalah 1-2 dari Bournemouth di Stadion Emirates.
Tim tamu tampil efektif sejak awal laga. Junior Kroupi membuka keunggulan Bournemouth pada menit ke-17, memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah yang tampil kurang solid.
Arsenal sempat menyamakan kedudukan melalui penalti Viktor Gyokeres, namun performa tim secara keseluruhan dinilai jauh dari meyakinkan. Upaya mereka untuk mengendalikan permainan juga terlihat kurang efektif.
Petaka bagi tuan rumah terjadi pada menit ke-74 saat Alex Scott kembali membawa Bournemouth unggul. Hingga peluit akhir dibunyikan, skuad asuhan Mikel Arteta gagal memberikan respons berarti untuk menyamakan skor.
Baca Juga: Kabar Baik! BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan 2026, Penyandang Disabilitas Dipersilakan Daftar
Kekalahan ini membuka peluang besar bagi Manchester City untuk memangkas selisih poin di klasemen. Jika mampu mengalahkan Chelsea FC, City bisa memperkecil jarak dari sembilan menjadi enam poin.
Situasi semakin krusial karena kedua tim dijadwalkan bertemu langsung pekan depan di Etihad Stadium, dalam laga yang kini berpotensi menjadi penentu arah perebutan gelar.
Baca Juga: Pacaran Tanpa Izin Orang Tua Bisa Jadi Tanda Bahaya, Terancam Sanksi Hukum
Hasil negatif ini juga memperpanjang tren buruk Arsenal di kompetisi domestik. Mereka kini menelan tiga kekalahan beruntun, termasuk di final EFL Cup melawan Manchester City serta tersingkir dari FA Cup usai kalah dari Southampton.
Kondisi tersebut menimbulkan keraguan besar apakah Arsenal mampu mengakhiri puasa gelar liga yang telah berlangsung selama 22 tahun, setelah dalam tiga musim terakhir selalu finis sebagai runner-up.
Kekecewaan suporter pun tak terbendung. Sorakan cemooh menggema di Emirates Stadium saat pertandingan usai, mencerminkan frustrasi atas performa tim yang terus menurun di momen krusial musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi