RADARBANYUWANGI.ID - Liverpool bertekad menghindari kekalahan keempat secara beruntun saat menjamu Fulham dalam lanjutan Premier League di Anfield, Sabtu malam. Laga ini menjadi krusial bagi tim asuhan Arne Slot yang tengah berada di bawah tekanan besar.
Pertemuan terakhir kedua tim berakhir imbang 2-2 di Craven Cottage, dengan Fulham mencuri poin lewat gol spektakuler Harrison Reed pada menit ke-97.
Liverpool tengah mengalami periode sulit. Dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi sejak awal Maret, mereka hanya meraih dua kemenangan dan menelan lima kekalahan. Bahkan, tiga laga terakhir berakhir dengan kekalahan telak agregat 1-8.
Kekalahan 0-4 dari Manchester City di Piala FA disusul hasil buruk 0-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions semakin mempertegas krisis performa. Bahkan, dalam laga tersebut, Liverpool mencatatkan Expected Goals (xG) terendah di era Arne Slot.
Baca Juga: Wamenhaj Dahnil Kaji Skema Haji Tanpa Antrean, Usulan Prabowo agar Jemaah Tak Menunggu Puluhan Tahun
Di Premier League, performa mereka juga inkonsisten. Kekalahan dari Brighton menjadi bukti bahwa sang juara bertahan kesulitan menjaga stabilitas. Sejak pekan keenam, Liverpool bahkan mencatat lebih banyak kekalahan dibanding kemenangan di liga.
Meski begitu, peluang tampil di Liga Champions musim depan masih terbuka. Posisi lima klasemen cukup untuk lolos, dan saat ini Liverpool menempati peringkat tersebut dengan tujuh laga tersisa.
Anfield Masih Jadi Andalan, Tapi Fulham Bukan Lawan Mudah
Kabar baik bagi Liverpool adalah rekor kandang yang masih cukup solid. Mereka hanya kalah sekali dari 13 laga terakhir di semua kompetisi di Anfield.
Namun, Fulham bukan lawan yang bisa diremehkan. Liverpool bahkan gagal menang dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim asal London tersebut.
Fulham sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih tiga kemenangan dari lima laga terakhir. Mereka kini berada di posisi kesembilan dan masih memiliki peluang realistis untuk menembus zona Eropa.
Fulham Berbahaya di Akhir Laga
Salah satu kekuatan Fulham musim ini adalah produktivitas di menit-menit akhir pertandingan. Mereka mencetak 18 gol dalam 20 menit terakhir laga, jumlah tertinggi di liga setara dengan Liverpool.
Ironisnya, Liverpool justru memiliki catatan buruk di periode tersebut dengan kebobolan 18 gol, terbanyak di Premier League.
Baca Juga: TKA SMP Banyuwangi Diawasi Ketat Berbasis Kamera, Dispendik Pantau Real-Time dari Kantor
Statistik ini membuka peluang besar bagi Fulham untuk mengejutkan tuan rumah, terutama jika laga berjalan ketat hingga akhir.
Berita Tim: Liverpool Tanpa Pilar, Fulham Punya Amunisi
Liverpool masih kehilangan beberapa pemain penting seperti Alisson Becker, Wataru Endo, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni akibat cedera.
Alexander Isak sudah kembali dari cedera panjang, tetapi diperkirakan belum akan menjadi starter. Hugo Ekitike kemungkinan tetap dipercaya sebagai ujung tombak.
Mohamed Salah berpeluang kembali ke starting XI, sementara Florian Wirtz tetap menjadi kreator utama di lini serang.
Di kubu Fulham, Kevin dipastikan absen, sementara kondisi Calvin Bassey dan Kenny Tete masih diragukan. Raul Jimenez berpeluang kembali memimpin lini depan.
Harry Wilson menjadi pemain kunci, dengan kontribusi 16 gol musim ini, salah satu yang terbaik dalam sejarah Fulham.
Prediksi Susunan Pemain
Liverpool (4-2-3-1): Mamardashvili; Frimpong, Konate, Van Dijk, Robertson; Gravenberch, Jones; Salah, Szoboszlai, Wirtz; Ekitike
Fulham (4-2-3-1): Leno; Tete, Andersen, Bassey, Robinson; Berge, Iwobi; Wilson, King, Bobb; Jimenez
Prediksi Skor: Liverpool 2-2 Fulham
Pertandingan ini diprediksi berlangsung terbuka dengan banyak peluang gol. Kondisi Liverpool yang sedang goyah membuka peluang bagi Fulham untuk mencuri hasil positif.
Meski Anfield tetap menjadi benteng kuat, ketajaman Fulham, terutama di menit akhir, bisa menjadi faktor penentu. Hasil imbang tampaknya menjadi skenario paling realistis dalam laga ini. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi