RADARBANYUWANGI.ID - Leg pertama perempat final Liga Champions 2025-2026 menghadirkan dua laga panas pada Rabu malam, mempertemukan sejumlah raksasa Eropa dalam perebutan tiket semifinal.
Duel sesama tim La Liga antara Barcelona dan Atletico Madrid menjadi sorotan utama, sementara juara bertahan Paris Saint-Germain menjamu Liverpool di Parc des Princes.
Atletico Madrid Redam Barcelona di Camp Nou
Atletico Madrid sukses mencuri keunggulan penting usai menaklukkan Barcelona dengan skor 2-0 di Camp Nou.
Barcelona sebenarnya tampil dominan sepanjang babak pertama. Namun, momentum berubah drastis jelang turun minum setelah Pau Cubarsi diganjar kartu merah usai intervensi VAR, karena dianggap sebagai pemain terakhir saat melakukan pelanggaran.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Atletico. Julian Alvarez membuka skor lewat tendangan bebas spektakuler yang meluncur ke sudut atas gawang.
Memasuki babak kedua, pasukan Hansi Flick tetap berusaha menekan dan menciptakan peluang, tetapi gagal memaksimalkannya. Situasi ini berujung petaka ketika Alexander Sorloth menggandakan keunggulan Atletico hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Kemenangan ini juga menjadi catatan spesial bagi Diego Simeone yang akhirnya meraih kemenangan perdananya di Camp Nou sebagai pelatih Atletico Madrid.
Meski unggul agregat, Atletico tetap harus waspada pada leg kedua mengingat Barcelona masih berpotensi bangkit.
PSG Dominan, Liverpool Tak Berkutik
Di laga lainnya, Paris Saint-Germain menunjukkan kelasnya dengan menundukkan Liverpool 2-0.
PSG tampil sangat dominan sepanjang pertandingan, memanfaatkan kondisi Liverpool yang tampak belum pulih dari kekalahan telak sebelumnya. Tim tuan rumah mengontrol tempo permainan dan menekan lawan hampir sepanjang laga.
Gol pembuka PSG hadir relatif cepat melalui Desire Doue, meski gol tersebut terjadi lewat sedikit keberuntungan setelah bola mengalami defleksi.
Liverpool kesulitan mengembangkan permainan dan bahkan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran—sebuah catatan buruk di laga sebesar ini.
Keunggulan PSG kemudian dipastikan lewat aksi individu brilian Khvicha Kvaratskhelia yang melewati kiper sebelum mencetak gol kedua.
Kekalahan ini menambah tekanan bagi pelatih Arne Slot, terutama karena performa timnya yang inkonsisten sepanjang musim.
Peluang Masih Terbuka di Leg Kedua
Meski tertinggal agregat, Liverpool masih memiliki harapan saat menjamu PSG di Anfield. Rekam jejak mereka di kandang kerap menghadirkan keajaiban di kompetisi Eropa.
Sementara itu, Atletico Madrid berada di posisi lebih aman, tetapi tetap harus menjaga konsistensi untuk memastikan tiket ke semifinal.
Dengan hasil ini, leg kedua dipastikan akan berlangsung sengit, penuh tekanan, dan berpotensi menghadirkan drama besar di panggung Liga Champions. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi