RADARBANYUWANGI.ID - Manajer Mikel Arteta mengakui Arsenal tengah memasuki periode sulit pertama mereka musim ini, setelah secara mengejutkan tersingkir dari perempat final FA Cup oleh Southampton.
Kekalahan 1-2 di St Mary’s itu menjadi pukulan telak bagi The Gunners, hanya dua pekan setelah mereka juga gagal meraih trofi di final Piala Liga Inggris. Kini, Arsenal hanya menyisakan dua kompetisi sebagai harapan gelar: Premier League dan Liga Champions UEFA.
Situasi semakin memburuk setelah bek andalan Gabriel Magalhães mengalami cedera lutut dan harus ditarik keluar pada babak kedua. Arteta bahkan mengungkapkan bahwa beberapa pemain tampil dalam kondisi tidak sepenuhnya fit.
Baca Juga: Kisah Hari Sucipto: Bangkit dari Bangkrut, Lukisan Iseng Laku Rp100 Ribu Jadi Titik Balik
Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menolak menyalahkan anak asuhnya.
“Saya mencintai para pemain saya dan apa yang telah mereka lakukan selama sembilan bulan ini. Apa yang harus saya lakukan sekarang? Mengkritik mereka hanya karena satu kekalahan?” ujar Arteta.
Ia menegaskan akan berdiri di garis depan untuk melindungi timnya. “Jika ada yang harus bertanggung jawab, itu adalah saya. Kami masih memiliki periode penting dan indah di depan,” tambahnya.
Dalam laga tersebut, Southampton lebih dulu unggul melalui gol Ross Stewart memanfaatkan kesalahan lini belakang Arsenal. Tuan rumah bahkan nyaris menambah keunggulan lewat Leo Scienza yang membentur mistar gawang.
Baca Juga: Gus Makki Serukan Akhiri Polemik, Ajak Warga NU Banyuwangi Kembali Berkhidmat
Arsenal sempat menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti Viktor Gyökeres. Namun, drama terjadi di akhir laga ketika Shea Charles mencetak gol penentu kemenangan Southampton, sekaligus memastikan tiket ke semifinal di Wembley.
Hasil ini memperpanjang puasa gelar FA Cup Arsenal menjadi enam musim, setelah sebelumnya sempat mendominasi dengan empat trofi dalam tujuh tahun, termasuk pada musim debut Arteta.
Arteta mengaku kecewa dengan cara timnya kehilangan peluang kembali ke Wembley. Namun, ia tetap optimistis menghadapi sisa musim yang masih menyisakan peluang besar.
Arsenal dijadwalkan menghadapi Sporting Lisbon di perempat final Liga Champions dalam waktu dekat, sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen Premier League dengan keunggulan sembilan poin.
“Ini memang periode sulit, tetapi bukan yang terberat. Kami harus bangkit, bertanggung jawab, dan terus menunjukkan performa seperti sepanjang musim ini,” tegas Arteta.
Baca Juga: Kemacetan Terurai, Arus ke Pelabuhan Ketapang Kembali Lancar: Polisi Optimalkan Buffer Zone Bulusan
Sementara itu, kondisi Gabriel masih akan dipantau lebih lanjut. Sang bek terlihat menggunakan kompres es setelah ditarik keluar pada menit ke-72.
“Ketika seorang pemain meminta diganti, biasanya itu bukan pertanda baik. Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Arteta. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi