RADARBANYUWANGI.ID - Pelatih Diego Simeone melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit dan VAR usai Atletico Madrid takluk 1-2 dari Barcelona dalam lanjutan La Liga, Sabtu waktu setempat.
Pertandingan yang digelar di Stadion Metropolitano itu berlangsung sengit dan sarat kontroversi. Tuan rumah sempat unggul lebih dulu lewat gol Giuliano Simeone di babak pertama. Namun, Barcelona mampu membalikkan keadaan melalui gol Marcus Rashford dan penentu kemenangan dari Robert Lewandowski pada menit ke-87.
Laga semakin panas setelah Atletico harus bermain dengan 10 orang selama satu babak penuh usai Nico González diganjar kartu merah. Namun, yang menjadi sorotan utama adalah keputusan kontroversial di kubu Barcelona.
Baca Juga: Kisah Hari Sucipto: Bangkit dari Bangkrut, Lukisan Iseng Laku Rp100 Ribu Jadi Titik Balik
Bek Gerard Martín sempat diusir keluar lapangan akibat tekel keras terhadap Thiago Almada di awal babak kedua. Akan tetapi, setelah tinjauan VAR, kartu merah tersebut diturunkan menjadi kartu kuning, keputusan yang memicu kemarahan kubu Atletico.
Simeone menilai insiden tersebut seharusnya tetap berujung kartu merah.
“Tidak banyak yang bisa dikatakan. Situasinya jelas, dia datang terlambat dan menginjak lawan,” tegas Simeone dalam konferensi pers pascalaga.
Baca Juga: Ipuk Fiestiandani: Pemkab Siap Dukung PCNU Banyuwangi, Kolaborasi Jadi Kunci Bangun Daerah
Ia juga membandingkan dengan insiden serupa di laga lain yang berujung kartu merah, dan berharap otoritas wasit memberikan penjelasan resmi.
Bek Atletico, Robin Le Normand, turut menyuarakan kekecewaan. Ia menilai keputusan awal wasit sudah tepat sebelum akhirnya diubah oleh VAR.
“Semua orang bisa melakukan kesalahan, tapi hari ini itu berdampak besar pada pertandingan,” ujarnya.
Kiper Atletico, Juan Musso, juga menilai kartu merah tersebut menjadi titik balik pertandingan.
“Bermain dengan 10 pemain sangat sulit. Dalam kondisi 11 lawan 11, kami sebenarnya tampil lebih baik,” katanya.
Kemenangan ini membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin, setelah rival mereka Real Madrid sebelumnya tumbang dari Real Mallorca.
Menariknya, kedua tim akan kembali bertemu dalam waktu dekat pada leg pertama perempat final Liga Champions. Duel tersebut menjadi bagian dari rangkaian tiga pertemuan dalam kurun 10 hari, yang dipastikan akan kembali memanas.
Meski kalah, Simeone menilai timnya tampil solid di babak pertama. Namun, kartu merah dan keterbatasan jumlah pemain membuat Atletico kesulitan mengembangkan permainan di paruh kedua, hingga akhirnya kebobolan di menit-menit akhir. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi