RADARBANYUWANGI.ID - Striker andalan Manchester City, Erling Haaland, memberikan penilaian jujur terkait performanya sepanjang musim 2025-2026. Meski telah mencetak puluhan gol, ia mengakui penampilannya belum sepenuhnya konsisten.
Pernyataan itu disampaikan Haaland usai tampil gemilang dengan mencetak hat-trick saat City menghancurkan Liverpool 4-0 di perempat final FA Cup.
Tetap Tajam, Namun Dinilai Belum Stabil
Secara statistik, performa Haaland tetap impresif. Ia telah mengoleksi 33 gol di semua kompetisi musim ini, termasuk kontribusi besar di Liga Inggris dan Liga Champions.
Baca Juga: IRGC Klaim Serang Data Center Amazon dan Oracle, Iran Balas Serangan AS-Israel, Dubai Bantah
Namun, penyerang berusia 25 tahun itu tak menutup mata terhadap kritik yang menyebut performanya belum stabil, terutama di kompetisi Eropa.
Meski sempat mencetak gol saat menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions, Haaland dinilai kesulitan menjaga konsistensi sehingga gagal membawa timnya lolos setelah kalah agregat telak.
Baca Juga: Radar Canggih AS AN/TPY-2 Rusak Diserang Iran, Sistem Pertahanan THAAD Terpukul
Di Liga Champions musim ini, ia mencatat delapan gol dari 10 pertandingan, sementara di Premier League total golnya telah mencapai 22.
Pengakuan Jujur Haaland
Haaland secara terbuka mengakui bahwa performanya musim ini belum memenuhi ekspektasi pribadi.
“Performa saya terlalu naik turun, itu tidak cukup baik. Kami juga tidak bermain di Liga Champions sekarang, itu bukan hal yang memuaskan,” ujar Haaland.
Meski begitu, ia tetap menunjukkan rasa puas atas pencapaiannya mencetak hat-trick, yang menjadi momen penting untuk mengembalikan kepercayaan diri.
“Sudah cukup lama sejak terakhir saya mencetak hat-trick untuk City. Jadi ini momen yang spesial dan saya sangat senang,” tambahnya.
Masih Berpeluang Cetak Musim Terbaik Kedua
Baca Juga: 52 CPNS Terima SK Pengangkatan di Palangka Raya, Wakil Wali Kota Tekankan Integritas ASN
Sejak bergabung dengan Manchester City, Haaland terus menunjukkan produktivitas tinggi. Ia mencetak 52 gol pada musim debutnya, lalu 38 gol di musim berikutnya, dan 34 gol musim lalu.
Dengan torehan saat ini, Haaland berpeluang mencatatkan musim terbaik keduanya bersama City, meski ia merasa performanya belum maksimal.
Fokus ke Kompetisi Domestik
Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini 15 Instansi Sepi Peminat yang Bisa Jadi Strategi Lolos
Tersingkirnya Manchester City dari Liga Champions membuat tim asuhan Pep Guardiola kini sepenuhnya fokus pada kompetisi domestik.
Selain telah menjuarai EFL Cup, City masih berpeluang meraih trofi FA Cup dan tetap bersaing dalam perebutan gelar Premier League. Saat ini, mereka berada di posisi kedua klasemen, tertinggal dari Arsenal dengan satu laga lebih sedikit.
Meski mengakui performanya belum stabil, Haaland kembali membuktikan kualitasnya sebagai mesin gol. Hat-trick ke gawang Liverpool bisa menjadi momentum penting bagi sang striker untuk menutup musim dengan gemilang. (*)
Editor : Niklaas Andries