RADARBANYUWANGI.ID - Keputusan Mohamed Salah untuk meninggalkan Liverpool akhir musim 2025-2026 memicu spekulasi besar terkait siapa sosok yang layak menggantikannya. Salah, yang menjadi pilar utama kesuksesan klub dalam beberapa tahun terakhir, meninggalkan lubang besar yang tidak mudah diisi.
Manajemen Liverpool kini mulai bergerak di bursa transfer, dengan sejumlah nama masuk radar. Salah satu yang mencuat adalah winger muda milik Juventus, Francisco Conceicao.
Francisco Conceicao: Target Serius atau Sekadar Opsi?
Conceicao disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Salah. Namun, pemain berusia 23 tahun itu justru menegaskan komitmennya bersama Juventus.
Dalam pernyataannya, Conceicao menyebut dirinya masih bahagia di Turin dan fokus membantu tim hingga akhir musim. Ia juga menegaskan bahwa saat ini prioritasnya adalah membela tim nasional sebelum kembali berkonsentrasi pada klub.
Meski demikian, peluang transfer tetap terbuka, terutama jika Juventus gagal mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan, yang berpotensi menurunkan nilai transfer sang pemain.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalanan Kota Tergenang: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga 4 April
Statistik Minim, Risiko Besar
Secara statistik, kontribusi Conceicao masih belum terlalu meyakinkan. Sejak bergabung pada musim panas 2024, ia baru mencetak enam gol di kompetisi Serie A.
Catatan tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar: apakah Conceicao mampu menggantikan produktivitas dan kreativitas Salah yang selama ini menjadi andalan Liverpool?
Mengandalkan pemain muda dengan output terbatas sebagai pengganti langsung Salah bisa menjadi perjudian besar bagi klub.
Alternatif Taktik: Ubah Sistem Permainan?
Menggantikan sosok seperti Salah secara langsung hampir mustahil. Oleh karena itu, Liverpool kemungkinan akan mengubah pendekatan taktik mereka.
Beberapa nama seperti Alexander Isak dan Hugo Ekitike diprediksi bisa menjadi tumpuan gol di masa depan. Sementara itu, kreativitas dapat diandalkan dari Florian Wirtz.
Namun, menggabungkan ketiganya dalam satu susunan pemain bukan perkara mudah, mengingat Isak dan Ekitike sama-sama berposisi sebagai penyerang tengah. Opsi formasi dua striker dengan Wirtz sebagai gelandang serang bisa menjadi solusi alternatif.
Masa Depan Taktik Liverpool Masih Tanda Tanya
Pelatih Arne Slot selama ini dikenal mengandalkan sistem dengan winger lebar. Namun, masa depannya di Anfield juga belum sepenuhnya aman.
Jika terjadi pergantian pelatih, bukan tidak mungkin Liverpool akan mengadopsi pendekatan baru, termasuk penggunaan dua penyerang sekaligus, yang bisa mengubah arah strategi tim secara signifikan.
Baca Juga: Auto Bugar! 11 Tips Setelah Lebaran yang Wajib Kamu Lakukan, Nomor 7 Sering Disepelekan
Liverpool menghadapi tantangan besar dalam mencari pengganti Mohamed Salah. Nama seperti Francisco Conceicao memang menjanjikan, tetapi masih menyimpan banyak risiko.
Alih-alih mencari “Salah baru”, The Reds mungkin perlu membangun ulang sistem permainan mereka demi menjaga daya saing di level tertinggi. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi