Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun dua orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
Kejadian kecelakaan yang melibatkan tiga unit mobil ini terjadi di Jalan Denpasar - Gilimanuk Kilometer 123–124 , sekitar pukul 06.30 Wita. Kecelakaan melibatkan dua unit mobil pikap dan satu unit truk.
Kecelakaan bermula dari mobil pikap P 8025 VD yang dikemudikan oleh Adib Febrianto, 23, asal Kecamatan Genteng, Banyuwangi, melaju dari arah Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Saat melintasi jembatan barat Mbah Temon, tak dinyana ada kendaraan masuk ke jalur kanan..
Apesnya, pada saat bersamaan datang dari arah berlawanan, truk N 8933 EV yang dikemudikan Edi Harianto,31, asal Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jatim.
Truk saat itu berusaha menghindari tabrakan dengan membanting setir ke kiri. Sayangnya usahanya tak membuahkan hasil.
Tabrakan pun tak terelakkan. Mobil pikap menghantam sudut kanan bak truk.
Sejurus kemudian mobil pikap P 8208 GH yang dikemudikan Mahmudi, 27, warga Gunung Malang, Jember, yang ada di belakang truk berusaha menghindar dengan membanting setir ke kanan.
Situasi ini membuat kendaraan keluar dari badan jalan dan masuk ke selokan.
Tiga kendaraan mengalami kerusakan parah. Pengemudi pikap P 8025 VD, Adib Febrianto, mengalami luka robek di pelipis kanan, kaki kanan, serta lecet di tangan kanan dan kiri.
Sementara sopir truk, Edi Harianto, mengalami luka lecet di pipi akibat serpihan kaca. Kondisi truk mengalami kerusakan pada bak bagian kanan. Pengemudi P 8208 GH, Mahmudi, selamat tanpa mengalami cedera.
Kecelakaan ini akibat dari sopir mobil pikap mengantuk saat berkendara.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Komang Muliyadi mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya yang melintas di jalur Denpasar–Gilimanuk, agar selalu memastikan tidak mengantuk saat berkendara. (*)
Editor : Niklaas Andries