Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kronologi Warung Ayam Geprek Cungking Banyuwangi Terbakar, Dipicu Kebocoran Gas Saat Menggoreng Ayam

Bagus Rio Rohman • Kamis, 13 Maret 2025 | 00:40 WIB
Tangkapan layar video detik-detik kebakaran di warung ayam geprek Cungking Banyuwangi.
Tangkapan layar video detik-detik kebakaran di warung ayam geprek Cungking Banyuwangi.

RADAR BANYUWANGI - Kebakaran hebat terjadi di sebuah warung makan geprek yang berada Cungking tepatnya di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Rabu (12/3) siang.

Warung milik Mudofar, warga Kecamatan Srono tersebut, luder dilalap si jago merah.

Insiden yang terjadi pukul 12.10 itu, membakar habis isi warung. Tiga unit motor milik para karyawan juga hangus terbakar. Ketiganya merupakan sepeda motor Honda Beat, Honda Scoopy dan Vario.

Api yang diduga bersumber dari kebocoran kompor gas tersebut, juga membuat tiga orang karyawan di dalam warung terjebak.

 Ketiganya adalah Putri, 26, warga Sukowidi, Indah, 22, warga Pesucen, dan Shinta, 25, warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Insiden tersebut cukup membuat warga panik. Ruko yang cukup ramai tersebut, ditakutkan menjalar ke ruko lainnya.

Namun beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi dengan sigap langsung ke lokasi kejadian.

Petugas langsung menyematkan tiga orang korban yang terjebak di dalam ruko. Ketiganya langsung dibawa ke RSUD Blambangan.

Dengan menurunkan empat unit mobil pemadam, petugas membutuhkan waktu satu jam untuk memastikan api padam.

"Para karyawan sempat terjebak karena panik, sehingga mereka bersembunyi di kamar mandi ruko," ujar Plt Kepala Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan.

Yoppy menyebut, kebakaran yang terjadi diakibatkan kebocoran kompor gas. Sehingga, api membakar sejumlah isi ruko.

"Semua terbakar, bahkan ada tiga unit motor milik karyawan juga ikut terbakar," sebutnya.

Meski begitu, lanjut Yoppy, petugas berhasil menyelamatkan para karyawan yang sempat terjebak. Meski mereka harus menjalani perawatan intensif di RSUD Blambangan.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 100 juta," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Giri, AKP Budi Mujiono menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

Hal itu, untuk memastikan sumber api yang menyebabkan peristiwa terjadi. "Kita masih dalami, untuk saat ini kita juga masih kumpulkan keterangan para saksi," tegasnya.

Budi menambahkan, selain memastikan sumber api pihak juga memastikan kendaraan yang terbakar. Untuk itu, motor yang terbakar diamankan untuk bisa diidentifikasi lebih lanjut.

"Motor korban yang harus diamankan ke Polsek, demi keamanan dan proses lebih lanjut," pungkasnya. (rio)

Editor : Ali Sodiqin
#Motor Terbakar #ayam geprek #kebocoran gas #mojopanggung #warung terbakar #terbakar #giri #banyuwangi