Pria nahas yang bernama R, 32, menjadi santapan buaya saat menjalankan hobinya tersebut.
Kejadian nahas itu ditandai dengan penemuan potongan kaki dan tangan korban di dalam perut buaya sepanjang 5 meter tersebut.
Informasi yang diperoleh menyebutkan kejadian itu terjadi pada Kamis (27/2) sekitar pukul 18.30 Wita.
"Benar, ada insiden penerkaman oleh buaya terhadap seorang warga Sandaran saat sedang memancing di sungai," ungkap Kapolsek Sangkulirang, Iptu Erik Bastian Erik.
Sebelum kejadian, rekan korban sebenarnya sudah memperingatkan bahwa sungai tersebut dikenal sebagai habitat buaya.
Namun, peringatan itu ternyata diabaikan oleh korban. Tak lama setelah memulai aktivitasnya, korban langsung disambar buaya.
Korban kemudian ditarik ke dalam air hingga menghilang.Sadar rekannya menjadi santapan buaya, rekan korban segera melapor kepada keluarga dan aparat setempat.
Pencarian pun dilakukan dilakukan sepanjang malam. Bahkan pencarian sampai melibatkan pawang buaya.
Akhirnya pencarian membuahkan hasil, Jasad korban akhirnya ditemukan mengapung pada Jumat (28/2) pukul 09.00 Wita.
Saat ditemukan kondisi korban sudah dalam kondisi mengenaskan. Beberapa bagian tubuh korban tubuh hilang.
Sejurus kemudian, buaya predator tersebut berhasil ditangkap.Saat perut buaya dibedah, ditemukan potongan kaki dan tangan sebelah kiri korban.
Potongan tubuh tersebut langsung diserahkan kepada pihak keluarga. (*)
Editor : Niklaas Andries