RADAR BANYUWANGI – Ada yang menarik pada pelaksanaan ”Festival Ngerandu Buko” yang digelar Pemkab Banyuwangi sepanjang Ramadan 1446 Hijriah.
Jika biasanya pasar takjil hanya digelar di pusat kota yakni di Jalan Letjen Sutoyo dan desa-desa se-Banyuwangi, tahun ini pasar takjil Ramadan juga digelar di tepi laut, tepatnya di Pantai Marina Boom.
Selain menyediakan aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa, Festival Ngerandu Buko di Pantai Boom juga menawarkan pengalaman baru bagi para pengunjung.
Mereka bisa ngabuburit sembari belanja kuliner sekaligus menikmati keindahan pantai dengan panorama Selat Bali yang menawan.
Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, pasar takjil yang digelar di Pantai Marina Boom membuat masyarakat merasa lebih leluasa dan nyaman.
Dengan konsep itu, dia berharap lebih banyak masyarakat yang datang ke Pantai Boom untuk berbelanja takjil.
Sehingga, para pelaku UMKM yang berjualan juga bisa merasakan manfaat berjualan di sana.
”Yang membuat spesial, biasanya kita di Jalan Letjen Sutoyo, sekarang kita kerja sama dengan PPI bisa menyelenggarakan Ngerandu Buko di Pantai Boom,” kata Ipuk.
Ipuk juga sempat berkeliling dan berbelanja takjil berupa makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
Bersama para pejabat pemkab dan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Banyuwangi, Ipuk ikut memborong aneka menu untuk berbuka puasa.
”Semoga ini bisa menjadi pendorong ekonomi sesuai program hilirisasi pemerintah pusat dengan sasaran UMKM,” harapnya.
Sementara itu, General Manager PT PPI Area Bisnis Boom Marina Banyuwangi Nurilma Septanti mengatakan, pasar takjil di Pantai Boom digelar untuk mendukung program pemerintah daerah menggerakkan ekonomi melalui UMKM.
Karena itu, pihaknya memberi ruang kepada masyarakat untuk bisa menggelar Pasar Takjil di lokasi tersebut.
Selain ngabuburit, masyarakat juga bisa menikmati suasana indah Pantai Boom.
Septandi menuturkan, pihaknya sebenarnya sudah sejak lama ingin bisa memfasilitasi pasar takjil di Pantai Marina Boom dengan harapan masyarakat bisa ngabuburit tanpa khawatir dengan kemacetan dan antrean panjang.
”Targetnya bisa mengurangi kemacetan, sekaligus memberikan ruang kepada masyarakat untuk bisa rekreasi di Boom sambil menunggu waktu berbuka puasa, apalagi di sini lokasinya lebih luas,” jelasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin