Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penumpang KMP Pancar Indah Meninggal Dunia dalam Pelayaran dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ke Gilimanuk Bali

Niklaas Andries • Minggu, 2 Maret 2025 | 04:47 WIB

 

NAHAS: Sopir truk ditemukan meninggal dunai diatas KMP Pancar Indah di Pelabuhan Gilimanuk Bali
NAHAS: Sopir truk ditemukan meninggal dunai diatas KMP Pancar Indah di Pelabuhan Gilimanuk Bali
Radarbanyuwangi.id – Suasana arus penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk Jembrana Bali mendadak geger Jumat (28/2) malam.

Seorang penumpang kapal ferry jurusan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk ditemukan meninggal dunia diatas kapal.

Korban diketahui bernama Nurohmad, 56, seorang sopir truk. Saat kejadian, sopir nahas tersebut menumpang KMP Pancar Indah. Pria tersebut diduga meninggal akibat serangan jantung.

Informasi yang diperoleh penyebutkan KMP Pancar Indah berlabuh di Pelabuhan Gilmanuk sekitar pukul 22.59 WITA.

Nurohmad  merupakan sopir truk boks Hino berwarna hijau dengan nomor polisi DK 8518 CU ikut dalam pelayaran tersebut.

"Saat proses bongkar muatan, kendaraan korban tidak bergerak. Setelah dicari, korban ditemukan tertidur di kursi penumpang bagian luar sebelah kanan kapal," Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta.

ABK Kapal telah berusaha untuk membangunkan korban. Namun tidak ada respon. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada nakhoda kapal, Dwi Kartiko Nur Buwono.

Nahkoda pun segera menghubungi petugas medis di Pelabuhan Gilimanuk.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas II Melaya untuk mendapatkan penanganan medis.

Sayangnya, dokter jaga menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia saat tiba di puskesmas.

"Setibanya di puskesmas, korban sudah dalam keadaan meninggal dan terdapat tanda-tanda kaku mayat. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul. Dokter memperkirakan penyebab kematian adalah serangan jantung," jelas Suparta. 

Di dalam tas pinggang korban ditemukan obat tensi merek Captopril dan Amlodipine, yang menunjukkan kemungkinan korban memiliki riwayat penyakit jantung.

Saat ini, jenazah korban masih berada di Puskesmas II Melaya sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

"Kendaraan korban, truk boks Hino berwarna hijau dengan nomor polisi DK 8518 CU, telah dievakuasi dari KMP dan sekarang berada di area parkir dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk," imbuhnya. (*) 

 

Editor : Niklaas Andries
#Pelabuhan Gilimanuk #jantung #jembrana #hino #pelabuhan ketapang #bali #kmp pancar indah #melaya #jenazah