Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Angin Kencang Sebabkan Jaringan Listrik di 7 Kecamatan di Banyuwangi Black-out

Redaksi • Senin, 10 Februari 2025 | 16:42 WIB
Pohon peneduh di pinggir Jl Brawijaya Banyuwangi tumbang diterjang angin kencang. Jaringan listrik ikut terdampak.
Pohon peneduh di pinggir Jl Brawijaya Banyuwangi tumbang diterjang angin kencang. Jaringan listrik ikut terdampak.

RadarBanyuwangi.id - Hujan deras disertai angin kencang melanda hampir menyeluruh kecamatan di Banyuwangi, Minggu (9/2).

Angin kencang menyebabkan jaringan listrik black-out selama lima jam. Listrik padam mulai pukul 11.00 dan kembali menyala pukul 16.00.

Pantauan wartawan Radar Banyuwangi, sedikitnya tujuh kecamatan di wilayah Banyuwangi terputus aliran listriknya. Yakni meliputi Kecamatan Banyuwangi, Kalipuro, Wongsorejo, Muncar, Singojuruh, Cluring, dan Glagah.

Di Kelurahan Kalipuro, angin kencang menyebabkan tiang listrik di dua lokasi terdampak. Satu tiang yang berada di RTH Kalipuro bahkan ambruk.

Sementara tiang satunya yang berada di kawasan pertokoan Jalan Joyonoyo dalam kondisi miring.

Gangguan serupa juga terjadi di beberapa kecamatan lainnya, di mana pohon tumbang menyebabkan kabel putus.

”Pascaangin kencang disertai hujan yang terjadi Minggu siang telah merobohkan pohon dan menimpa tiang serta jaringan PLN hingga patah,” ungkap Manajer PLN UP3 Banyuwangi Danang Setiawan.

Danang mengatakan, ada beberapa desa atau kelurahan yang mengalami pasokan listriknya terhenti sementara.

Di antaranya Kelurahan Tamanbaru, Kelurahan Kalipuro, beberapa desa di Kecamatan Wongsorejo, Desa Sumbersewu, Desa Kumendung, Desa Alasmalang, Desa Sraten, dan beberapa desa lainnya

”Ini mengakibatkan terhentinya suplai aliran listrik kepada pelanggan di beberapa wilayah Kabupaten Banyuwangi,” katanya.

Menurut Danang, setelah angin kencang reda, PLN UP3 Banyuwangi menerima sejumlah laporan dari petugas di lapangan maupun warga yang terdampak.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Landa Seluruh Wilayah Banyuwangi, Ini Dampaknya Bagi Pelabuhan ASDP Ketapang

Pada saat bersamaan, PLN langsung melokalisasi titik gangguan serta menginventarisasi aset terdampak.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya penanganan secara cepat terhadap dampak yang ditimbulkan bencana alam tersebut.

Adapun upaya penanganan yang dilakukan berbeda-beda. Beberapa titik hanya membutuhkan maintenance dalam hitungan jam, di antara lainnya harus dilakukan penggantian tiang listrik.

PLN mengerahkan 39 personel dengan 6 kendaraan pendukung yang dibagi ke titik-titik prioritas penanganan.

Apabila ada wilayah terdampak bencana yang belum terinventarisasi, Danang mengajak masyarakat untuk menyampaikan keluhan kepada PLN.

Masyarakat bisa menyampaikan informasi melalui aplikasi PLN Mobile guna percepatan informasi.

”Kami sampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang dialami. Kami mohon doa, kesabaran, dan dukungan agar proses recovery dapat berjalan lancar dan tuntas,” tutur Danang. (cw4/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#pohon roboh #pln #banyuwangi #angin kencang #black out #listrik padam