Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

GM ASDP Ketapang Banyuwangi Mutasi ke Bakauheni Lampung, Yani Andriyanto: Siap Lanjutkan Estafet Pembangunan Dermaga Ketapang ke Depan

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 19 Agustus 2024 | 05:11 WIB
PISAH SAMBUT: Yani Andriyanto (kiri) menggantikan Syamsudin sebagai General Manager PT ASDP Ketapang.
PISAH SAMBUT: Yani Andriyanto (kiri) menggantikan Syamsudin sebagai General Manager PT ASDP Ketapang.

Radarbanyuwangi.id - Pimpinan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Ketapang-Gilimanuk resmi berganti. Setelah satu tahun dua bulan bertugas di Pelabuhan Ketapang, Syamsudin digantikan Yani Andriyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Vice Presiden (VP) Optimalisasi dan Manajemen Pelabuhan PT ASDP Pusat.

Pergantian pucuk pimpinan ASDP Ketapang-Gilimanuk itu cukup mengejutkan, mengingat Syamsudin selama ini dinilai cukup berhasil. Dia berhasil membawa Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk menjadi yang terbaik di tanah air pada tahun 2023.

Beberapa program pengembangan juga berjalan di era Syamsudin. Di antaranya perbaikan dermaga MB 2 Gilimanuk dan pembangunan dermaga Bulusan sebagai kantong parkir sekaligus dermaga cadangan.

Setelah tidak lagi menjabat GM PT ASDP Ketapang-Gilimanuk, Syamsudin akan menempati jabatan barunya sebagai GM Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Dia menggantikan GM sebelumnya Rudi Sunarko.

”Perpindahan ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Ada dua pejabat yang pensiun sehingga dilakukan rotasi kepada delapan pelabuhan. Seperti Bakauheni, Ketapang, Balikpapan, Merak, Ambon, Kupang, dan pelabuhan lainnya,” ujar Syamsudin usai acara pisah sambut, Jumat malam (16/8).

Syamsudin menyampaikan terima kasihnya atas dukungan yang dilakukan stakeholder pelabuhan di Banyuwangi selama ini. Termasuk Forpimda yang ikut membantu kelancaran program-program pelabuhan.

”Kami merasakan bagaimana seluruh pihak di Banyuwangi, terutama stakeholder pelabuhan seperti keluarga besar. Semoga hubungan ini terjalin terus sehingga ke depan semua permasalahan di pelabuhan bisa diselesaikan dengan lancar,” ucap Syamsudin.

Sebelum berpindah, bapak satu anak itu menjelaskan beberapa program strategis yang telah disiapkan selama di Ketapang. Salah satunya upaya untuk mengembangkan dermaga Bulusan ke depan.

Bulusan nantinya tak hanya menjadi dermaga yang menghubungkan Banyuwangi dan Bali, tapi juga beberapa pelabuhan besar lainnya termasuk Ibu Kota Negara (IKN). ”Semoga nanti Pelabuhan Ketapang bisa semakin baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” harap Syamsudin.

General Manager PT ASDP Ketapang-Gilimanuk yang baru, Yani Andriyanto mengaku siap melanjutkan estafet pembangunan dermaga Ketapang ke depan. Alumnus ITS itu berharap bisa terus mengembangkan Pelabuhan Ketapang semakin baik dari semua sisi. Mulai infrastruktur hingga pelayanan.

”Saya akan melanjutkan pelayanan yang sudah dilakukan sebelumnya. Kemudian yang menjadi tugas kami, regenerasi dermaga dan wajah baru dermaga yang menjadi pintu masuk Pulau Jawa dan Bali,” tegas Yani. (fre/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#lampung #Ketapang #gm #asdp #Mutasi #gilimanuk #ketapang-gilimanuk #tanah air #banyuwangi #bakauheni