Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wisatawan Banyak yang Masih di Bali, Arus Balik Libur Nataru Diprediksi Hingga Akhir Pekan

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 4 Januari 2024 | 23:00 WIB

PERCEPAT BONGKAR MUAT: Arus balik wisatawan dari Bali ke Jawa berlangsung lancar. Tidak ada kemacetan selama puncak arus balik pada Senin lalu (1/2).
PERCEPAT BONGKAR MUAT: Arus balik wisatawan dari Bali ke Jawa berlangsung lancar. Tidak ada kemacetan selama puncak arus balik pada Senin lalu (1/2).
 

KALIPURO, RadarBanyuwangi.id – Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 dari Bali menuju Pulau Jawa telah berakhir pada Senin (1/1) lalu.

Namun, masih ada sejumlah wisatawan yang diprediksi kembali secara berangsur hingga akhir pekan nanti.

Sejak awal tahun hingga Rabu (3/1) tercatat 74.733 orang telah menyeberang dari Bali ke Pulau Jawa.

Secara visual tidak ada kepadatan kendaraan. Arus lalu lintas terpantau mengalir lancar.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi Iptu Heru Slamet Hariyanto mengatakan, tidak ada kemacetan yang berarti selama arus balik. Terutama di sisi Ketapang, kendaraan mengalir lancar.

Heru mengatakan, kemungkinan wisatawan kembali secara berkala. Mereka tidak menumpuk kembali di hari yang sama.

”Prediksi kita sampai Minggu masih akan ada wisatawan yang kembali. Posko operasi sudah berakhir, tapi petugas masih tetap berjaga di Pelabuhan Ketapang,” jelasnya.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, sesuai prediksi dan antisipasi yang dilakukan manajemen, Senin (1/1) lalu merupakan puncak arus balik penumpang dan kendaraan dari Pulau Bali.

”Puncak arus balik di Pelabuhan Gilimanuk berlangsung sejak Senin (1/1) siang hingga Selasa (2/1) dini hari,” jelasnya.

Kendaraan kecil dan bus yang bergerak dari Bali menuju Jawa terpantau memadati area pelabuhan sehingga sempat terjadi antrean.

”Namun, ASDP telah mengantisipasi dengan melakukan percepatan atas layanan bongkar-muat sehingga antrian segera diatasi dalam waktu singkat,” tegas Shelvy.

Apalagi, lanjut Shelvy, telah dioperasikan dermaga IV movable bridge (MB) di Pelabuhan Gilimanuk yang dapat melayani kapal berukuran besar sehingga pelayanan pengangkutan kendaraan dan penumpang lebih optimal.

”Jika dalam kondisi normal di lintasan Gilimanuk-Ketapang jumlah armada R4 yang menyeberang rata-rata 2 ribu sampai 3 ribu unit per 24 jam, Senin kemarin sudah mencapai 9 ribu unit kendaraan yang ramai mengalir dari siang hingga dini hari,” jelasnya.

Data posko Gilimanuk 24 jam pada H+7, realisasi total penumpang mencapai 43.836 orang atau naik 20 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 36.561 orang.

Lalu, total seluruh kendaraan tercatat 9.006 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa pada H+7 atau naik 24 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 7.281 unit. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Ketapang #pelabuhan #bali #gilimanuk #Nataru #banyuwangi #arus balik