GAMBIRAN, Jawa Pos Radar Genteng – Tiga ekor ular kobra dengan panjang hampir tiga meter bersembunyi di halaman belakang rumah Nur Istiqomah, 40, warga Dusun Petahunan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Rabu (15/11).
Keberadaan ular itu, diketahui pemilik rumah saat akan membuang sampah dengan keluar melalui pintu belakang. “Saat buka pintu belakang, saya kaget karena di depan pintu ada ular,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Karena kaget itu, Nur sampai berteriak. Teriakannya membuat tetangga berdatangan. Banyak warga yang datang, tiga ekor ular itu kabur ke tumpukan genting rumah yang tak jauh dari pintu. “Karena takut, saya menghubungi petugas damkar,” ujarnya.
Mendapat laporan, petugas Damkar Sektor Genteng langsung menindaklanjuti dengan meluncur ke lokasi penemuan ular, dan mengevakuasi. “Kami datang mengenakan alat perlindungan diri (APD) lengkap,” ujar Siswadi, petugas Damkar Sektor Genteng.
Evakuasi tiga ekor ular ini berlangsung cukup lama, karena ketiga ular itu bersembunyi di tumpukan genting. “Ada sekitar 2.500 genting, saat akan mengevakuasi genting itu oleh warga dipindah,” terangnya.
Setelah beberapa genting dipindahkan, jelas dia, ketiga ekor ular itu berhasil ditangkap dengan bantuan tongkat penjepit. “Setelah tertangkap, ular dimasukkan dalam karung dan dibawa ke Kantor Damkar Genteng,” ungkapnya.
Menurut Siswadi, satu dari tiga ekor ular itu memiliki panjang hingga tiga meter, sedangkan dua ekor ular lainnya panjangnya dua meter. “Cukup besar ukurannya, beruntung tidak sampai mematuk pemilik rumah,” ujarnya.
Rencananya, ketiga ekor ular itu akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dilepasliarkan. “Dilepas ke tempat yang jauh dari pemukiman penduduk,” katanya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi