Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Uji Coba Dermaga Bulusan Banyuwangi Tak Berjalan Mulus, Hanya Dua Kapal yang Bisa Sandar

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 15 November 2023 | 20:00 WIB
GAGAL SANDAR: Salah satu KMP melakukan uji coba sandar di Dermaga Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, Selasa (14/11).
GAGAL SANDAR: Salah satu KMP melakukan uji coba sandar di Dermaga Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, Selasa (14/11).

KALIPURO, RadarBanyuwangi.id – Dermaga Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, tampaknya tak bisa digunakan sepenuhnya untuk bongkar muat kendaraan.

Dari hasil uji coba Selasa (14/11), hanya dua kapal yaitu KMP Jambo X dan KMP Tunu Pratama Jaya 5888, yang bisa bersandar sempurna di pelabuhan bertipe plengsengan tersebut.

Salah satu kapal yang gagal sandar adalah KMP Trimas Laila. Kapal long distance ferry (LDF) rute Ketapang–Lembar itu gagal sandar saat melakukan simulasi bongkar muatan.

Ukuran bolder rampdoor yang terlalu pendek dan sulitnya gerak kapal menjadi kendala yang dihadapi kapal dengan panjang 85 meter tersebut.

”Tidak bisa bongkar, kapal kesulitan masuk karena ukurannya cukup panjang. Padahal kemarin kondisi cuaca paling bagus,” kata Novi, Manajer Cabang PT Trisakti Lautan Mas selaku pengelola KMP Trimas Laila. 

Melihat hasil uji coba, kapal tersebut tidak memungkinkan untuk bersandar di Dermaga Bulusan. Untuk sandar kapal jenis LDF harus tetap menggunakan dermaga MB4 yang melayani rute pelayaran Ketapang–Lembar.

Dari informasi yang diterima Jawa Pos Radar Banyuwangi, hanya ada dua kapal yang lolos dalam uji coba di Dermaga Bulusan kemarin, yaitu KMP Jambo X dan KMP Tunu Pratama Jaya 5888.

”Dari tujuh kapal, hanya dua saja yang bisa sandar dan bongkar muatan di Dermaga Bulusan. Mungkin yang lainnya tetap sandar di dermaga MB4,” kata Novi.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Ketapang Rocky Surentu mengatakan, uji coba perlu dilakukan agar nakhoda kapal bisa menyesuaikan diri dengan perairan di sekitar Pelabuhan Bulusan.

Apalagi, Pelabuhan Bulusan selama ini dianggap sebagai tempat dengan arus yang cukup kencang. Bahkan lebih kencang dari dermaga LCM.

Pelabuhan Bulusan sempat diproyeksikan untuk menampung kapal LDF yang akan bongkar muatan. Baik kapal dengan rute Ketapang–Lembar atau kapal LDF yang diperbantukan di rute Ketapang–Gilimanuk saat terjadi kepadatan.

”Kalau ada yang gagal saat uji coba, ya harus buat berita acara. Tidak bisa kita paksakan untuk sandar,” tegas Rocky. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Ketapang #kalipuro #kmp #uji coba #sandar #dermaga #banyuwangi