Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sempat Dikira Korban Jambret Gegara Tidur di Pinggir Jalan Banyuwangi, Emak-Emak Ini Ternyata Sedang Kumat

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 10 November 2023 | 23:30 WIB
DIEVAKUASI: Yanti Wikayah ditemukan warga tidur di depan sebuah ruko Jalan PB Sudirman, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, Kamis pagi (9/11).
DIEVAKUASI: Yanti Wikayah ditemukan warga tidur di depan sebuah ruko Jalan PB Sudirman, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, Kamis pagi (9/11).

RadarBanyuwangi.id – Diduga mengalami depresi berat, Yanti Wikayah, yang tinggal di Jalan Sekardadu, Kelurahan Temenggungan, Banyuwangi, ditemukan tidur di pinggir Jalan PB Sudirman, Banyuwangi, Kamis (9/11).

Perempuan berusia 35 tahun tersebut tidur di depan ruko kosong yang hanya beralaskan tikar.

Dengan menggunakan pakaian gamis warna merah, ibu dua anak tersebut dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan.

Yanti sempat diduga menjadi korban penjambretan lantaran tidak ditemukan identitas sama sekali.

"Yanti ditemukan warga pukul 05.30. Melihat ambulans milik Rapi lewat, warga meminta tolong untuk mengevakuasi ke rumah sakit," ujar Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin.

Kusmin mengatakan, sebelumnya perempuan tersebut disebut-sebut sebagai  korban penjambretan dikarenakan tidak ditemukan identitas apapun.

"Setelah kita selidiki, ternyata bukan korban penjabretan. Yanti memang memiliki riwayat depresi yang kadang kambuh," ungkapnya.

Setelah diidentifikasi, perempuan tersebut merupakan warga Kelurahan Penganjuran, namun tinggal bersama keluarganya di Jalan Sekardadu, Kelurahan Temenggungan.

"Yanti ditemukan pertama kali tidak sadarkan diri. Kondisinya lingkung, makanya langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya.

Dari keterangan ketua RT tempat tinggal Yanti, perempuan tersebut kerap bertindak seperti itu. Dia sering tidur di pinggir jalan tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Informasinya memang depresi dan kumat-kumatan kabur dari rumah," tegasnya.

Ketua RT 1/ RW 1 Lingkungan Wirodayan, Kelurahan Panderejo Hidayaturahman mengatakan, wanita tersebut bukan korban jambret. Saat ditemukan, kalung yang melingkar di lehernya masih ada.

"Kejadiannya subuh, ada yang laporan ke saya jika ada wanita yang teler,’’ kata Dayat.

Setelah melihat kondisi wanita tanpa identitas itu, warga kemudian melapor ke Kelurahan dan kepolisian.

"Seperti orang habis teler, entah habis minum miras atau apa. Kalau dijambret sepertinya tidak mungkin. Waktu dipegang warga matanya hanya ketap-ketip," ujar Dayat. (rio/fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#pinggir jalan #tidur #jambret #kumat #depresi #banyuwangi