RadarBanyuwangi.id – Stakeholder pelabuhan Ketapang Banyuwangi mulai ancang-ancang menyambut musim libur Natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru).
Kamis (2/11) Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Irjen Pol Hendro Sugiatno menemui para pengampu Pelabuhan Ketapang, Pemkab Banyuwangi, dan Pemkab Situbondo untuk mengantisipasi kemacetan yang berpotensi terjadi pada masa libur panjang tersebut.
Ada dua skema yang akan digunakan untuk bisa memecah kemacetan di musim libur Nataru. Yang pertama, pemanfaatan Pelabuhan Jangkar untuk menampung penumpang kapal dengan tujuan Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Jadi, pengendara yang ingin menyeberang ke Lombok bisa melalui Pelabuhan Jangkar tanpa harus ke Ketapang.
Untuk menarik minat pengguna jasa, Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol Hendro Sugiatno mengatakan, akan ada reduksi harga tiket kapal.
”Kami mengantisipasi lonjakan trafik jelang Nataru. Berbeda dengan tahun sebelumnya, saat ini kami juga gunakan Pelabuhan Jangkar,” ujarnya.
Selain pemanfaatan Pelabuhan Jangkar, penggunaan dermaga Bulusan atau Banyuwangi Beach juga menjadi salah satu alternatif untuk mencegah kemacetan.
Menurut Hendro, lahan parkir dermaga yang akan menampung kapal long distance ferry (LDF) jurusan Lembar itu bisa menampung sampai 300 kendaraan.
Sehingga, imbuh Hendro, dianggap cukup efektif untuk meningkatkan faktor kelancaran arus lalu lintas di jalan raya.
”Nanti semua kapal yang akan ke Gilimanuk bisa memanfaatkan semua dermaga reguler. Jadi bisa leluasa. Sedangkan untuk yang jurusan Lembar diarahkan ke sini (Banyuwangi Beach, Red),” tegasnya.
Faktor lain di luar pelabuhan yang menjadi penyebab kemacetan yaitu pembangunan Jembatan Alasbuluh, Wongsorejo.
Menurut Hendro, perbaikan jembatan dipastikan bisa tuntas sebelum Nataru. Targetnya, pada pekan kedua Desember, jembatan tersebut harus sudah bisa dilalui kendaraan dengan lancar.
Direktur PT ASDP Ira Puspadewi menambahkan, uji coba dermaga Bulusan akan dilakukan pada 6–10 November dengan menggunakan semua armada kapal yang melayani trayek Ketapang–Lembar. Uji coba akan dilakukan ASDP bersama Kementerian Perhubungan.
”Armada Ketapang–Lembar nanti kami bongkar muat di Pelabuhan Bulusan ini, jadi pelabuhan ini juga bisa menjadi bufferzone,” ujarnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin