Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kemarau Berkepanjangan, Stok Langka Harga Pepaya Mulai Naik

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 1 November 2023 | 21:00 WIB
HARGA TINGGI: Petani membersihkan lahannya yang ditanami pohon papaya di Dusun Krajan, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Selasa (31/10).
HARGA TINGGI: Petani membersihkan lahannya yang ditanami pohon papaya di Dusun Krajan, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Selasa (31/10).

SRONO, Jawa Pos Radar Genteng – Harga cabai rawit yang meningkat, ternyata juga diikuti harga papaya. Saat ini, stok buah papaya menurun dan itu membuat harga di pasaran meningkat, Selasa (31/11).

Salah satu petani yang menanam buah papaya, Supriyadi, 60, asal Dusun Krajan, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono mengaku selama tiga pekan terakhir harga pepaya mengalami kenaikan. “Naik tipis dari Rp 3.500 per kilogram menjadi Rp 3.800 per kilogram,” ujarnya.

Pepaya jenis California yang dibudidayakan di lahan seluas 1.500 meter persegi itu, ditanam sejak setahun yang lalu. “Saya mempunyai 300 pohon, saat menanam harganya masih Rp 2.500 per kilogram,” ungkapnya.

Sejak bulan kelima setelah tanam, jelas dia, pepaya California sudah mulai panen. Setiap minggunya, tanaman pepaya itu bisa dipanen dengan bobot mencapai tiga kuintal. “Sudah pernah panen sejak harga masih rendah, sekarang harga tinggi,” katanya.

Kenaikan harga pepaya di pasar, terang dia, disebabkan karena cuaca ekstrem yang kini terjadi di Banyuwangi. “Kemarau lebih panjang, banyak petani yang tidak panen karena kualitas buah menurun dan tanaman yang mati karena sudah mencapai batas umurnya,” terangnya.

Petani papaya lainnya, Mulyadi, 61, asal Dusun Blangkon, Desa Kebaman, Kecamatan Srono menambahkan, meski saat ini petani bisa panen dengan harga tinggi, perawatan pepaya California tetap menjadi tantangan. “Banyak hama yang mengancam tanaman ini, tapi pepaya tidak membutuhkan banyak pupuk atau air,” terangnya.

Photo
Photo

Untuk lahan seluas seribu meter persegi, Mulyadi menyampaikan hanya membutuhkan sekitar lima kilogram pupuk. “Tanaman ini kalau terlalu banyak pupuk malah tidak bisa tumbuh dan berbuah dengan baik,” cetusnya.

Pengairan untuk kebun pepaya, kata Mulyadi, saat ini bergantung pada air sumur yang disedot dengan mesin pompa air. “Beruntung masih ada airnya, jadi masih bisa mengairi kebun agar kelembaban tanah terjaga,” katanya.(gas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#Pekan #meningkat #jenis #california #hama #cabai #kemarau #langka #tantangan #Pupuk #naik #stok #Pepaya #harga