Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Puncak Gunung Widodaren Terbakar, Jalur Pendakian Menuju Kawah Ijen Diberlakukan Sistem Buka-Tutup

Fredy Rizki Manunggal • Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:35 WIB
MASIH BERASAP: Puncak Gunung Widodaren di dekat jalur pendakian menuju Kawah Ijen masih memunculkan asap hingga kemarin (20/10).
MASIH BERASAP: Puncak Gunung Widodaren di dekat jalur pendakian menuju Kawah Ijen masih memunculkan asap hingga kemarin (20/10).

Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kembali terjadi.

Dampaknya, pendakian menuju Kawah Ijen harus diberlakukan sistem buka-tutup karena masih berlangsung proses pemadaman api. Seluruh relawan dan pelaku wisata siaga agar api tidak sampai merambat ke Ijen. 

Kebakaran di lereng Ijen terjadi sejak Rabu siang (18/10). Ada tiga titik api yang muncul. Api pertama muncul dari wilayah Banyu Pahit yang mengalami kebakaran pada pekan lalu.

Titik api selanjutnya muncul berjarak 1 kilometer dari Paltuding. Sedangkan api yang ketiga muncul dari puncak Gunung Widodaren.

”Api pertama muncul pada hari Rabu sekitar pukul 11 siang dari Banyu Pahit. Kemudian muncul lagi dari titik yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari Paltuding. Kalau yang di puncak Widodaren rembetan dari Banyu Pahit,” ungkap Kepala TWA Ijen Sigit Haribowo.

Pasca munculnya api pertama, BKSDA bersama dengan pelaku wisata dan BPBD Bondowoso berupaya melakukan langkah pemadaman.

Selanjutnya, pada hari kedua giliran BPBD Banyuwangi yang turun ke lapangan karena api semakin mendekati jalur pendakian.

Sigit mengatakan, tim pemadam mencegat api di jurang yang berada di sisi kiri jalur pendakian. Jika harus mendaki ke puncak Widodaren jalurnya terlalu curam.

”Hari pertama kami melakukan pemadaman sampai pukul 18.30. Kamis malam kami melakukan pemadaman lagi sampai pukul 23.30. Kobaran api dari Banyu Pahit juga sudah padam. Kami masih mengantisipasi yang dari puncak Widodaren,” imbuh Sigit.

Hingga kemarin, sekitar 75 pelaku wisata masih standby mengantisipasi potensi api yang masih bergerak dari puncak Widodaren.

Untuk jalur pendakian menuju Ijen masih diberlakukan sistem buka-tutup, terutama pada pagi hingga sore hari. Jalur tersebut masih digunakan untuk proses pemadaman api.

”Kami fokus api di dekat Paltuding dan jalur pendakian. Jangan sampai api membakar aset negara di Ijen. Sekarang kami masih mencegah dari lembah di samping jalur pendakian,” tegas Sigit.

Salah seorang pelaku wisata, Lutfi mengatakan, dirinya bersama penyedia jasa troli pendakian terus memantau perkembangan kebakaran. Hingga kemarin, api sudah berhasil dihalau dari dekat jalur pendakian.

Meski demikian, Lutfi dan teman-temanya masih mengantisipasi potensi munculnya api baru. ”Yang kami cari sekarang pelaku pembakaran, sepertinya sengaja ada yang membuka lahan,” tegasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#karhutla #Kawah #api #wisata #gunung #widodaren #banyuwangi #kebakaran #ijen