JAWA POS RADAR BANYUWANGI – Kepulan asap muncul dari atas atap restoran tempat wisata Akbar Zoo di Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Sabtu (7/10).
Atap berbahan ijuk tersebut diduga terbakar akibat cuaca panas yang terus menerus menyinari seng yang ada di bawah tumpukan ijuk.
Beruntung, kejadian tersebut segera diketahui oleh petugas yang tengah menjaga satwa di belakang Akbar Zoo.
Petugas berusaha memadamkan api, namun tidak berhasil karena kesulitan mendapatkan air. Air kran tidak mengalir karena tempat tersebut sudah lama tidak beroperasi.
Pegawai setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polsek Glagah dan pemadam kebakaran.
"Ada kepulan asap di atap bangunan bekas restoran, kejadian diketahui pukul 07.00. Pada pukul 09.25, tiga unit mobil damkar datang di lokasi dan segera memadamkan api,’’ ujar Kapolsek Glagah, AKP Pudji Wahyono.
Butuh waktu lebih dari setengah jam untuk memadamkan kobaran api. Petugas damkar dibantu warga menyemprotkan air yang membakar atap restoran.
Pudji mengatakan, tidak ada korban dalam kejadian tersebut, baik korban jiwa maupun luka-luka. Terkait kejadian itu, pemilik hanya mengalami kerugian materiil sekitar Rp 10 juta dari atap bangunan yang terbakar.
"Dugaan sementara, penyebab kebakaran dikarenakan terik matahari yang memanasi seng sehingga menyulut kebakaran pada tumpukan ijuk. Kalau akibat korlesting listrik rasanya tidak mungkin. Sudah beberapa bulan listrik di sana diputus oleh PLN," tegasnya.
Dugaan tersebut diperkuat pernyatan Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Banyuwangi, Salam Bikwanto.
Dia menegaskan, kebakaran terjadi akibat atap yang terlalu panas kena sinar matari. Selain itu, bahan atap terbuat dari barang yang mudah terbakar.
Baca Juga: SMPN 3 Banyuwangi Tak Pernah Absen Ikut Liga Puisi, Tahun Ini Daftarkan 4 Siswa
"Terjadi pemanasan sehingga menimbulkan percikan api,’’ kata Salam.
Kades Paspan Rizal Pahlevi mengatakan, tempat wisata tersebut sudah dua bulan ditutup oleh pengelola. Selama kurun waktu tersebut, tidak ada pengunjung yang datang ke Akbar Zoo.
”Tinggal beberapa petugas yang bekerja untuk memberi makan satwa-satwa," kata Rizal. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin