SEMPU, Jawa Pos Radar Genteng - Warga Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu sempat geger, kamis (14/9) pagi. Seekor ular sanca dengan panjang sekitar 40 centimeter masuk ke rumah Agus Sudarmawan, 45.
Ular itu ditemukan saat Agus sedang bersih-bersih di dapur rumahnya. Mulanya, ia curiga melihat ada yang bergerak-gerak di bawah meja dapur. “saya cek, ternyata ada ularnya,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Ular yang berbisa itu, terang dia, terperangkap di lem tikus yang dipasang untuk menangkap hewan pengerat itu. “Di rumah itu banyak tikus, saya pasang lem untuk tikus, tapi malah dapat ular,” ujarnya.
Ular yang lumayan besar itu, jelas dia, menempel di lem kertas. Sat ditemukan, ularnya masih hidup, tapi kesulitan untuk bergerak. “Saya tetap takut pegang, akhirnya minta bantuan tetangga,” cetusnya.
Anggota Pusdalops BPBD Banyuwangi, Ismanto mengatakan ular sanca banyak ditemui di pemukiman warga saat musim kemarau. “Biasanya dari semak-semak mencari tempat lebih lembab, dan itu bisa didapatkan di rumah warga,” ujarnya.
Ismanto meminta warga untuk lebih sering membersihkan perabotan rumah tangga yang ada di gudang atau dapur. “Untuk masyarakat bersihkan semak di sekitar rumah, juga sekitar rumah karena rawan dibuat sarang ular,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi