RadarBanyuwangi.id – Imbauan penertiban tugu perguruan silat yang disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus ditindaklanjuti oleh perguruan di Banyuwangi.
Setelah membongkar dua tugu, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) tengah mengubah satu tugu menjadi lambang garuda Pancasila atau warna merah putih.
Tugu yang rencananya akan diubah berada di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
Tugu tersebut berdiri di area Perkebunan Afedeling Muktisari. Pemugaran tugu pencak silat tersebut mengacu kesepakatan dari anggota PSHT.
Forpimka Glenmore dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi ikut mendorong pemugaran tugu tersebut.
”Kesepakatan tersebut diambil setelah mempertimbangkan pembongkaran yang menghabiskan biaya cukup banyak,” ujar Plt Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Mohammad Lutfi.
Dari hasil kesepakatan itulah, tugu milik PSHT tersebut akan diubah dengan gambar garuda atau diganti warna merah putih.
”Proses penggantiannya masih menunggu kesepakatan bersama yang nantinya dilakukan forpimka setempat,” kata Lutfi.
Penggantian tugu perguruan tersebut berkat kerja keras tim terpadu penanganan konflik yang ada di wilayah. Tim berhasil melakukan pendekatan sehingga tidak terjadi konflik atau gesekan.
”Kami berharap tugu perguruan lainnya segera ditertibkan. Imbauan ini dikeluarkan oleh Pemprov Jatim dengan Ikatan Perguruan Silat Indonesia (KIPSI),” jelas Lutfi.
Lutfi berharap, semua perguruan silat di Kabupaten Banyuwangi melaksanakan imbauan tersebut.
”Solidaritas perguruan diakui cukup tinggi, namun kami berharap ketika ketuanya sudah menyepakati, anggota di tingkat ranting bisa melaksanakan imbauan tersebut,” pungkasnya. (rio/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin