Radar Banyuwangi.id – Polresta Banyuwangi bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi mengantisipasi dampak fenomena El Nino di Bumi Blambangan.
Kedua pihak bakal bersama-sama membangun sumur bor di Kecamatan Wongsorejo yang merupakan wilayah rawan kekeringan.
Kesepakatan tersebut tercapai saat pihak Polresta dan Dinas PU Pengairan melakukan rapat koordinasi (rakor) di kantor Dinas PU Pengairan, Kamis (24/8).
Rakor yang digelar di kantor Dinas PU Pengairan tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas PU Pengairan Guntur Priambodo dan Kasatpamobvit Polresta Banyuwangi Kompol Subandi.
Kasatpamobvit Kompol Subandi mengatakan, berdasar koordinasi dengan Dinas PU Pengairan, secara keseluruhan ketersediaan air untuk pertanian di Banyuwangi hingga September dalam keadaan cukup.
Dinas PU Pengairan bersama Satpamobvit juga telah melakukan pengecekan debit air di beberapa dam yang ada di Banyuwangi. Termasuk dam di wilayah Sobo dan Pakis juga masih aman.
”Hanya satu titik saja di Wongsorejo. Airnya sudah menyusut, mulai terdampak kekeringan,” jelasnya.
Subandi menyebut, Polresta Banyuwangi telah membangun sumur bor di wilayah Pal 6, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga di lingkungan setempat.
”Rencananya, sumur bor yang dibangun Polresta Banyuwangi tersebut dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Ibu Kapolri pada 14 September mendatang,” tuturnya. (rio/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin