RadarBanyuwangi.id - Setelah perguruan silat Ikatan Kera Sakti (IKS) Banyuwangi membongkar tugu secara mandiri, kini giliran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang melakukan langkah serupa.
Ada dua tugu yang dibangun di wilayah Kecamatan Kalibaru, dibongkar secara mandiri, Selasa (22/8).
Tugu tersebut berdiri di fasilitas umum (fasum), tepatnya di pinggir jalan raya Jember-Banyuwangi. Dua tugu tersebut dibongkar oleh anggota PSHT secara pribadi sesuai instruksi dari Pemprov Jawa Timur.
”Alhamdulillah, ada dua tugu lagi yang sudah dibongkar secara mandiri. Total sudah empat tugu perguruan silat yang dibongkar di Banyuwangi," ungkap Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa melalui Kasat Intelkam, Kompol Edy Sudarto.
Edy menjelaskan, dua tugu milik PSHT yang dibongkar berada di pinggir jalan masuk fasilitas umum. "Sedikit demi sedikit, ini semua berkat kesadaran anggota perguruan silat yang mulai mengikuti aturan Pemprov Jatim," katanya.
Pembongkaran tugu tersesbut patut mendapatkan apresiasi dikarenakan mentaati aturan yang sudah diberlakukan.
"Kami berharap semua perguruan silat yang memiliki tugu di fasum bisa membongkar secara mandiri. Hal ini untuk menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Banyuwangi," ungkapnya.
Edy menegaskan, aparat kepolisian hanya mendampingi dan mengawal pelaksanaan pembongkaran saja. Pendampingan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antarperguruan.
"Semoga pembongkaran tugu tersebut bisa membawa dampak positif untuk seluruh perguruan silat, khususnya di Banyuwangi," harapnya. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin