RadarBanyuwangi.id - Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polresta Banyuwangi membentuk kampung bebas narkoba di Desa Glagah, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.
Kampung tersebut dibentuk untuk memberantas peredaran narkotika di Banyuwangi.
Desa Glagah dipilih atas kesepakatan bersama dengan Bakesbangpol dan Satnarkoba Polresta Banyuwangi, Minggu (20/8).
Kesepakatan tersebut telah dikaji langsung oleh Kasatnarkoba Polresta Banyuwangi Kompol Redik Tribawanto dan Plt Kepala Bakesbangpol Mohammas Lutfi.
"Ini kesepakatan bersama untuk memerangi peredaran narkotika di Kabupaten Banyuwangi," ujar Kasatnarkoba Polresta Banyuwangi Kompol Redik Tribawanto.
Redik mengatakan, Desa Glagah dipiilih karena menjadi lintasan para turis yang hendak berwisata ke kawah Ijen.
"Dikhawatirkan mereka menjadi penyebar ataupun pengonsumsi narkoba yang dapat meracuni mental para generasi muda," katanya.
Diharapkan kampung tersebut dapat membantu tugas Polri dalam memberantas peredaran narkoba. Sebab, peredaran pil koplo saat ini sudah cukup mengkhawatirkan.
"Peredaran pil koplo sudah merambah ke kalangan remaja. Mereka dengan mudahnya mendapatkan barang terlarang tersebut," cetusnya.
Plt Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Mohammad Lutfi menambahkan, kehadiran kampung bebas narkoba sangat penting.
Dengan adnaya kampung bebas narkoba, pemerintah ikut berperan dalam memberantas peredaran narkoba.
"Kehadiran kampung bebas narkoba diharapkan bisa menekan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di Banyuwangi," tandasnya. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin