Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Miliki 46.680 Hektare RTH, Kualitas Udara Banyuwangi Diklaim Lebih Baik dari Jakarta

Fredy Rizki Manunggal • Minggu, 20 Agustus 2023 | 19:00 WIB
ESTETIKA KOTA: RTH Taman Blambangan dirancang sebagai ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.(Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
ESTETIKA KOTA: RTH Taman Blambangan dirancang sebagai ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.(Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RadarBanyuwangi.id - Kualitas beberapa udara kota-kota besar di Pulau Jawa mendapatkan perhatian dalam beberapa waktu terakhir.

Dibanding Ibu Kota Jakarta yang saat ini jadi sorotan, Banyuwangi tampaknya masih tergolong menjadi kawasan dengan kualitas udara yang masih sangat baik dengan menghitung perbandingan wilayah pemukiman dan ruang terbuka hijau (RTH).

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handajani mengatakan untuk kualitas udara di Banyuwangi hingga saat ini masih tergolong asri.

Baik di wilayah industri maupun perkotaan, kualitasnya masih di bawah baku mutu yang ditetapkan. Sehingga bisa dipastikan kondisi udara di Banyuwangi masih cukup baik.

"Masih sangat bagus udaranya, kita juga memasang beberapa passive sampler (alat pengukur kualitas udara) di wilayah Industri Muncar dan kota, angkanya masih bagus,"kata Dwi.

 Di wilayah kita misalnya, Dwi mengatakan perbandingan antara wilayah pemukiman dengan ruang terbuka hijau (RTH) masih dibawah batas yang ditetapkan.

Di Banyuwangi, presentase antara RTH dan pemukiman mencapai 20,18 persen.

Jika dikonversi, ada 120 RTH dengan luas 46.680 hektare di wilayah perkotaan di 25 kecamatan.

Banyuwangi menurutnya juga masih dikelilingi hutan sehingga menjaga kualitas oksigen yang ada.

"Selama delapan tahun terakhir, hingga semester satu 2023 kita sudah menanam 2.333.652 pohon, belum lagi program festival mentari yang dicanangkan untuk melindungi mata air dengan penanaman pohon yang membuat kualitas udara terjaga," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Dwi memastikan jika Banyuwangi menjadi kota yang masih sangat layak untuk ditinggali. Baik oleh warga lokal Banyuwangi maupun warga luar yang akan bermukin di Banyuwangi.

"Pemangku kepentingan di desa juga berupaya untuk selalu melakukan penanaman pohon dan menjaga wilayah hijau mereka. Sehingga kualitas oksigen kita benar-benar terjaga," tutupnya. (fre)

Editor : Ali Sodiqin
#oksigen #jakarta #RTH #kualitas udara #banyuwangi #pemukiman