RadarBanyuwangi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi mulai memetakan wilayah rawan kekeringan.
Tiga kecamatan terdata masuk rawan kekeringan tingkat tinggi.
Ketiga kecamatan tersebut adalah Bangorejo, Wongsorejo, dan Tegaldlimo. Dari ketiga kecamatan tersebut, ada 12 desa yang masuk kategori rawan kekeringan.
Selain itu, ada lima kecamatan yang masuk kerawanan kekeringan tingkat sedang, yaitu Bangorejo, Banyuwangi, Kalipuro, Songgon, dan Tegalsari.
”Hampir seluruh wilayah sebenarnya masuk kategori rawan terjadinya kekeringan, namun masuk dalam kategori tinggi, sedang, maupun ringan,” ujar Sekretaris BPBD Banyuwangi Mujito.
Mujito menjelaskan, pendataan wilayah rawan kekeringan dilakukan untuk memetakan dan penanganan bencana alam. Beberapa wilayah saat ini rawan kekeringan.
”Kita petakan seluruh wilayah meski belum ada wilayah meminta pasokan air,” katanya.
Mujito menyebut, wilayah yang paling rawan kekeringan berada di daerah Banyuwangi utara dan selatan.
”Ada 12 desa di tiga kecamatan masuk kategori rawan kekeringan kategori tinggi, sedangkan lima kecamatan dan 15 desa masuk kategori sedang,” ungkapnya. (rio/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin