MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng – Seorang nenek berumur hampir satu abad, Siti Ngaisah asal Dusun Kabatmantren, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, tewas ditabrak motor Honda Scoopy merah dengan nomor polisi P 2964 SZ yang dinaiki Riski Saputra, 15, warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Selasa (25/7).
Korban berumur 93 tahun itu, meninggal sesaat setelah menjalani perawatan di Puskesmas Wringin Putih, Kecamatan Muncar. Nenek ini, terluka parah di bagian kepala. “Korban terluka parah, terutama di bagian kepala,” terang Kapolsek Muncar, AKP Ali Masduki.
Menurut Kapolsek, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 di jalan raya Dusun Kabatmantren, Desa Wringinputih, tepatnya depan Tko Gerabag Samawa. Tapi, dilaporkan ke polsek sekitar pukul 08.40. “Dari laporan itu, anggota meluncur ke lokasi,” terangnya.
Kapolsek menyebut, kecelakaan itu bermula saat motor Honda Scoopy yang dinaiki Riski Saputra, melaju dari arah utara. Setiba di depan Toko Gerabah Samawa, korban tiba-tiba muncul dan menyeberang dari arah timur. “Nenek itu langsung menyeberang jalan, pengendara sepeda motor kaget dan tidak sempat mengerem dan langsung menabrak,” katanya.
Karena ditabrak motor itu, korban terpental dan jatuh ke jalan aspal dengan kondisi tidak sadarkan diri, dengan luka yang cukup parah di bagian kepala. “Oleh warga dibawa ke Puskesmas Wringinputih untuk menjalani perawatan,” ujar Kapolsek Muncar.
Di Puskesmas itu, jelas dia, korban sempat mendapatkan perawatan medis. Tapi pada pukul 08.20, nenek itu dinyatakan meninggal. “Luka di kepala sangat parah, korban gegar otak berat,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Untuk pengendara sepeda motor, Kapolsek menyampaikan tidak mengalami luka, dan motornya hanya mengalami kerusakan pada dek depan. “Korbannya satu, oleh keluarganya juga langsung dimakamkan,” pungkasnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi