CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Mobil Nissan Juke merah dengan nomor polisi B 05 CROT, menjadi perhatian anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang sedang jaga di lokasi wisata De Djawatan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring pada Sabtu (22/7).
Mobil yang sempat parkir di pinggir jalan raya karena akan ditinggal nonton Banyuwangi Fashion Festival (BFF) itu, juga menjadi perhatian warga yang banyak melintas di jalan raya itu. “Nomornya aneh, dibaca Bos Crot atau BO Crot,” cetus sejumlah warga di lokasi parkir.
Gara-gara plat nomornya aneh, pemilik mobil Fitria Watiningsih, 24, asal Desa Sumber Kejayan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, akhirnya harus berurusan dengan polisi. Sebab, nomor plat mobil diduga tidak sesuai dengan aslinya atau palsu. “Kami lapor ke pimpinan untuk dilacak keasliannya,” cetus anggota Satlantas Polresta Banyuwangi, Aiptu Fakiq.
Dari hasil pelacakan, jelas dia, menunjukkan plat nomor mobil yang dipakai oleh cewek itu ternyata palsu. Polisi kemudian memeriksa pemilik mobil dan meminta menunjukkan kelengkapan seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan surat izin mengemudi (SIM). “Di STNK, plat nomor P 1732 IE atas nama Cyntia Margareta, Bukan B 05 CROT seperti yang terpasang di mobil,” terangnya.
Aiptu Fakih menyampaikan telah mengenakan sanksi berupa tilang kepada pemilik kendaraan. Apalagi, pemilik yang juga sopir mobil tidak memiliki SIM. Selain itu, plat nomor mobil B 05 CROT langsung dilepas dan diganti dengan yang asli. “Pemilik kendaraan harus membuat surat pernyataan yang ditandatangani Ketua RT dan perangkat desa setempat, agar tidak mengulangi lagi perbuatannya,” katanya.
Mobil yang dinaiki empat cewek itu, jelas dia, parkir di pinggir jalan raya Desa Benculuk, Kecamatan Cluring karena akan melihat Banyuwangi Fashion Festival yang digelar di wisata De Djawatan. “Parkir dipinggir jalan,” ujarnya.
Menurut Aiptu Fakih, mobil Nissan Juke itu dokumennya lengkap. Saat diperiksa, pemilik mengaku kendaraannya sempat digunakan untuk kontes. “Beberapa hari yang lalu katanya ikut kontes, tapi (platnya) lupa dilepas,” cetusnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi