Rusminiyatul Husna yang tinggal di Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo mengaku mendapatkan pertanyaan dari teman-temannya karena ada beberapa orang di WhatsApp Group (WAG) yang mengaku sudah menemukan Widiyarti. “Saya dikirimi postingan yang bilang Widiyarti sudah ketemu,” ungkapnya.
Ibu dua anak itu menyampaikan informasi itu tidak benar. Ia bersama I Made Mandi, ayah Widiyarti yang datang dari Lampung pada Jumat (19/5) petang, masih mencari keberadaan cewek yang masih kelas XI SMK itu. “Posisinya di mana, sampai saat ini (kemarin) belum ada yang tahu,” katanya.
Husna menyampaikan, ayah Widiyarti dan pamannya, Sudarmanto, 55, sudah melakukan pencarian dengan menanyakan ke teman-teman sekolahnya. “Sudah mencari petunjuk ke teman sekolah Widiyarti sejak Sabtu kemarin,” cetusnya.
Meskipun sudah bertanya ke teman dekatnya, pihak keluarga masih belum mendapatkan petunjuk keberadaan putrinya itu. “Ada yang mengaku telah menemukan, tapi ditelusuri ternyata hoax,” ujarnya.
Salah satu orang yang menemukan putrinya menyampaikan kalau saat ini Widiyarti berada di Blitar dengan keadaan sehat. Tapi, saat ditanya posisi yang pasti, ternyata tidak mengetahui. “Kita khawatir itu kabar tidak benar,” katanya.
Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, sudah seminggu lebih, Widiyarti, 16, remaja asal Dusun/Desa Sidodadi, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung tidak diketahui keberadaannya. Gadis itu hilang saat perjalanannya kembali ke perantauan di Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo.
Rusminiyatul Husna, 44, selaku ibu kos Widiyarti cemas sejak anak kosnya itu tidak memberi kabar saat masih dalam perjalanan menuju Banyuwangi. “Dia (Widiyarti) terakhir menghubungi saya pada Kamis (11/5) sekitar pukul 08.08,” katanya, Jumat (19/5).(gas/abi) Editor : Agus Baihaqi