Titipan satwa liar dengan panjang dua meter itu disampaikan oleh Komandan Regu Damkar Sektor Srono, Herry Siswanto. “Ada warga Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar yang menangkap ular itu,” katanya, Selasa (16/5).
Menurut warga yang menangkap ular, terang Herry, ular sanca sepanjang dua meter itu sedang bersembunyi di sela-sela kandang kosong di salah satu rumah warga. “Oleh warga ular itu ditangkap dan diserahkan ke Pos Damkar Srono,” ungkapnya.
Ular sanca itu, jelas dia, diserahkan ke Pos Damkar Srono sekitar pukul 23.00, pada Senin (15/5). Oleh petugas, ular tersebut kemudian diamankan di pos. “Rencananya akan segera kami serahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi,” cetusnya.
Sebelum diserahkan ke BKSDA, Herry mengungkapkan ular itu akan dijadikan untuk sarana pelatihan di posnya dulu. “Dalam waktu dekat ada anggota baru relawan pemadam kebakaran (redkar) yang akan bergabung,” ujarnya.
Relawan itu akan dilatih untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan. Sebelum resmi diterjunkan, para relawan akan dilatih. Salah satu materi pelatihan mengevakuasi ular. “Kita sering diminta mengevakuasi ular yang sembunyi di rumah warga, mumpung ada ular kita manfaatkan dulu untuk latihan,” cetusnya.(gas/abi) Editor : Agus Baihaqi