Insiden kecelakaan yang terjadi pukul 06.30 bermula ketika Bagus mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan warung nasi goreng Pak Ali, dari arah berlawanan melaju motor Vixion nopol P 6676 YA yang dikendarai AM, 13. Pelajar tersebut sedang mendahului dump truk.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, terjadi senggolan antara pengendara motor Honda Beat dengan pengendara Yamaha Vixion. ”Saat senggolan, pengendara Honda Beat oleng dan jatuh ke kanan mengenai kendaraan dump truk,” ungkap Didit, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Pengendara motor Vixion, AM mengalami luka lecet pada bibir bawah dan lecet pada kaki dan tangan kiri. Sementara pengendara Honda Beat mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Dwi Wijayanto mengatakan, korban tewas statusnya masih pelajar dan mengalami luka sangat serius di bagian kepala. Dwi mengimbau agar pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak mengendarai kendaraan sendiri ke sekolah. ”Apalagi, tidak mengenakan helm dan berkendara dengan kecepatan tinggi akibat tergesa-gesa,” tegasnya. (ddy/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud