Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Berangkat ke Sekolah, Kecelakaan, Pelajar SMK Muhammadiyah Meninggal di Jalan

Syaifuddin Mahmud • Sabtu, 13 Mei 2023 | 01:38 WIB
DATANGI TKP: Anggota Satlantas menandai lokasi kecelakaan yang menimpa Bagus Hadi Pramono di jalan raya Rogojampi, kemarin (11/5). (Satlantas untuk RadarBanyuwangi.id)
DATANGI TKP: Anggota Satlantas menandai lokasi kecelakaan yang menimpa Bagus Hadi Pramono di jalan raya Rogojampi, kemarin (11/5). (Satlantas untuk RadarBanyuwangi.id)
ROGOJAMPI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Seorang pelajar meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di jalan raya Kauman, Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Rogojampi, kemarin pagi (11/5). Korban adalah Bagus Hadi Purnomo, 17, warga Dusun Cawang, Desa Benelan kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Pelajar SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi ini meninggal di lokasi kejadian akibat luka serius di bagian kepala

Insiden kecelakaan yang terjadi pukul 06.30 bermula ketika Bagus mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan warung nasi goreng Pak Ali, dari arah berlawanan melaju motor Vixion nopol P 6676 YA yang dikendarai AM, 13. Pelajar tersebut sedang mendahului dump truk.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, terjadi senggolan antara pengendara motor Honda Beat dengan pengendara Yamaha Vixion. ”Saat senggolan, pengendara Honda Beat oleng dan jatuh ke kanan mengenai kendaraan dump truk,” ungkap Didit, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Pengendara motor Vixion, AM mengalami luka lecet pada bibir bawah dan lecet pada kaki dan tangan kiri. Sementara pengendara Honda Beat mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Dwi Wijayanto mengatakan, korban tewas statusnya masih pelajar dan mengalami luka sangat serius di bagian kepala. Dwi mengimbau agar pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak mengendarai kendaraan sendiri ke sekolah. ”Apalagi, tidak mengenakan helm dan berkendara dengan kecepatan tinggi akibat tergesa-gesa,” tegasnya. (ddy/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud
#laka #Pelajar #kecelakaan #tewas #lalu lintas