Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Selain Ikan Pelabuhan Muncar Juga Dipenuhi ini

Gerda Sukarno Prayudha • Kamis, 27 April 2023 | 15:12 WIB
KOTOR: Sampah yang ditinggal pengunjung berserakan di wilayah UPT Pelabuhan Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar  kemarin (26/4). (Lugas Rumpakaadi/RadarBanyuwangi.id)
KOTOR: Sampah yang ditinggal pengunjung berserakan di wilayah UPT Pelabuhan Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar  kemarin (26/4). (Lugas Rumpakaadi/RadarBanyuwangi.id)
MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng - Menikmati keindahan laut sambil santai di tepi pantai, itu sangat menyenangkan. Tapi kalau ada sampah yang berserakan, membuat pengunjung kurang nyaman, seperti di Pelabuhan Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (26/4).

Salah satu pengunjung, Yuli Widastuti, 32, asal Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, mengaku kurang nyaman saat datang ke Pelabuhan Muncar. “Tempat sebenarnya nyaman, hanya saja banyak sampah yang berserakan,” katanya.

Sampah itu terlihat ada di beberapa titik. Di sekitar pelabuhan yang dibangun sangat megah itu, sebenarnya sudah disediakan tempat sampah. “Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang,” ujarnya.

Yuli menyayangkan banyaknya sampah itu. Padahal, Pelabuhan Muncar bisa menjadi tempat wisata alternatif yang murah meriah di wilayah Kecamatan Muncar. “Ini untuk masuknya saja tidak ditarik biaya, di dalam juga bisa jajan karena banyak pedagang. Tapi sayang kotor banyak sampah,” katanya.

Persoalan sampah di Pelabuhan Muncar, sudah menjadi masalah tahunan. Bahkan, di utara pelabuhan ada sampah yang menumpuk. “Sebenarnya sudah pernah diupayakan untuk dibersihkan oleh masyarakat, pemerintah desa sampai pemerintah provinsi,” kata Sudomo, Pengurus Pokmas Sejahtera, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Hanya saja, lanjut dia, upaya bersih-bersih itu dilakukan hanya dengan mengumpulkan sampah yang berserakan di satu titik dan tidak lekas ditangani. “Akibatnya, sampah tersapu ombak dan kembali ke laut. Kemudian, mengotori pantai di sekitarnya,” jelasnya.

Sudomo menyebut perlu kerja sama yang baik dalam menangani masalah sampah di daerah pelabuhan ini. Masyarakat dan pemerintah perlu bersinergi. “Jangan sampai sampah ini menjadi permasalahan yang berlarut-larut dan membuat pengunjung tidak nyaman,” pungkasnya.(gas/abi) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#kotor #Pelbuhan #Sampah #banyuwangi #muncar