KM SN 115 tiba beberapa saat setelah KM SN 91 berlayar menuju Sapeken. KM SN 91 berlayar dengan membawa 330 penumpang dari berbagai daerah.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi Syamsurizal mengatakan, jumlah penumpang yang menyeberang pada H-2 Lebaran tak sebanyak pemudik pada H-4 Lebaran. Pada H-4 Lebaran ada 600 penumpang, kemarin hanya 330 penumpang saja yang terangkut.
Rizal menilai hal itu sesuai dengan tren dari tahun-tahun sebelumnya. Di mana banyak pemudik memilih menyeberang pada H-4 Idul Fitri. ”Sebagian penumpang yang tidak terbawa pada H-4 ada yang naik dari Celukan Bawang, yang lainnya ikut di penyeberangan hari ini (kemarin). Jumlahnya tidak terlalu banyak,” tegasnya.
Meski jumlah pemudik menurun, pihaknya tetap meminta kapal bantuan KM SN 115 untuk standby. Kapal tersebut sudah berangkat ke Pulau Sapeken, Jumat pagi (21/4).
Sementara itu, untuk mengantisipasi para pemudik tujuan Madura yang bepergian dengan kapal-kapal nelayan, pihaknya sudah memberikan informasi kepada pengelola Pelabuhan Boom. Mereka diminta mengawasi para pemudik yang kemungkinan menggunakan kapal nelayan untuk berlayar ke Madura. ”Kalau dengan kapal nelayan rawan, jadi kita antisipasi dengan mengingatkan kepada para nelayan,” kata Syamsurizal. (fre/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud