Hanya 39 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan tes berikutnya. Dari puluhan peserta yang lolos verifikasi data, 32 orang dari jalur Bintara, lima Akpol, satu pendaftar Tamtama Brimob dan satu Bintara Brimob.
Antusiasme peserta yang mendaftar anggota Polri cukup tinggi. Dalam sehari, panitia memverifikasi dokumen ratusan pendaftar. ”Total 39 pendaftar yang dinyatakan terverifikasi atau lolos ke tahap berikutnya,” ujar ketua pendaftaran ulang calon anggota Polri Polresta Banyuwangi Ipda Edy Hariyanto.
Meski baru tahap awal, beberapa peserta mengalami kegagalan di tahap verifikasi data. ”Paling banyak gagal di tes tinggi badan. Ketentuan tinggi badan perempuan minimal 160 sentimeter dan laki-laki minimal 165 sentimeter,” katanya.
Banyak dari pendaftar yang tinggi badannya di bawah ketentuan minimal sehingga mereka dinyatakan tidak lolos. ”Kebanyakan kurang tinggi badan, kurang setengah sentimeter saja sudah tidak masuk,” terangnya.
Pemeriksaan tinggi badan dilakukan ketika verifikasi data. Pendaftar diukur tinggi badannya oleh petugas dengan menggunakan alat ukur yang sudah ditera. ”Alat ukur tinggi badan setiap bulannya kami lakukan tera ulang sehingga bisa akurat,” kata Edy.
Sedangkan syarat lainnya, pendaftar membawa data diri dan fotokopi ijazah yang sudah dilegalisasi. ”Verifikasi data merupakan tahap awal, nantinya masih ada tes kesehatan yang dilaksanakan di Polda Jatim,” jelasnya.
Edy menambahkan, batas akhir pendaftaran calon anggota Polri sebenarnya Jumat besok (14/4), tapi diperpanjang hingga Senin (17/4). ”Perpanjangan dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi calon pendaftar agar melengkapi kekurangan data-data. Selain itu untuk memberikan kesempatan kepada pendaftar,” tegasnya. (rio/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud