Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi, sudah ada beberapa perwakilan pemilik kendaraan yang mendatangi PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) untuk mengurusi masalah pencairan asuransi.
Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjung Wangi Banyuwangi Widodo mengatakan, proses pengurusan masih berjalan. Pihaknya terus mengawasi dan mendampingi korban kapal agar prosesnya bisa berjalan lancar. ”Belum pencairan, masih mengurusi administrasi. Nanti kalau sudah selesai baru pencairan,” kata Widodo.
Dari data manifes kapal, ada 115 kendaraan yang diangkut KM Mutiara Timur I. Perinciannya, 68 truk besar, 27 tronton, 16 truk kecil, 2 mobil pribadi, serta 2 sepeda motor. ”Kita belum tahu berapa nominal kerugiannya. Masih dihitung semuanya. Kalau sudah selesai, nanti kita pastikan berapa besarannya,” imbuh Widodo.
Dia mengatakan, ganti rugi atau asuransi kendaraan seharusnya mencakup muatan yang diangkut. Bukan hanya kendaraannya saja. Menurut Widodo, bisa saja ada beberapa kendaraan yang muatannya jauh lebih tinggi dari harga kendaraan angkutan. ”Seharusnya bisa ter-cover. Semuanya, tidak hanya kendaraan angkutan saja,” pungkasnya. (fre/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud