Sumber api berasal dari colokan listrik yang hangus. Colokan tersebut tepat berada di tengah. ”Penyebab kebakaran sudah dipastikan akibat korsleting listrik. Hal ini diperkuat adanya colokan listrik yang hangus dan berada tepat di tengah toko," ujar Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin.
Kusmin mengatakan, ketika terjadi korsleting listrik, barang-barang toko tepat berada di sebalahnya. Hal itulah yang mengakibatkan api menjalar ke sejumlah barang dagangan.
"Ada kardus dan barang yang murah terbakar lainnya," katanya.
Ditambah lagi, adanya pertamax yang dijual di toko tersebut menyebabkan api semakin membesar. "Pemicunya lagi BBM dan tabung gas elpiji berada di toko, makanya api cepat sekali membesar," terangnya.
Namun beruntung, api tidak sampai menjalar ke permukiman warga lainnya. Lokasi kebakaran memang berada di perkampungan penduduk. "Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material cukup besar. Ditaksir mencapai Rp 200 juta," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, si jago merah mengamuk hingga meludeskan toko kelontong di Jalan Progo, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi, Jumat (25/11). Kebakaran hebat tersebut menghanguskan toko milik Muhammad Shaleh, 56, warga Desa Alasmalang, Kecamatan Wongsorejo. (rio/aif) Editor : Syaifuddin Mahmud