Satu per satu narapidana (napi) didaftar dan kemudian menjalani tes HIV/AIDS yang dilakukan oleh petugas kesehatan lapas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya WBP yang terjangkit virus HIV/AIDS.
Kepala Lapas Banyuwangi Wahyu Indarto mengatakan, pelaksanaan skrining terhadap WBP dilakukan untuk mendeteksi dini penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga untuk menyosialisasikan bahaya penyakit bila terkena HIV/AIDS. ”Semua WBP menjalani tes HIV/AIDS. Alhamdulillah, semuanya negatif,” katanya.
Wahyu menambahkan, deteksi dini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah ada WBP yang terjangkit HIV/AIDS. Selain melakukan skrining, pihaknya selalu rutin melakukan tes kesehatan. ”Kita selalu mengontrol dan mengawasi kesehatan setiap WBP agar mereka tetap merasa aman dan terjamin kesehatannya selama menjalani masa pidana,” ucapnya. (rio/aif) Editor : Syaifuddin Mahmud